kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

BKF: Program PEN tahun 2020 mampu jaga tingkat kemiskinan dan ketimpangan


Senin, 15 Februari 2021 / 21:50 WIB
BKF: Program PEN tahun 2020 mampu jaga tingkat kemiskinan dan ketimpangan
ILUSTRASI. Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu, Febrio Nathan Kacaribu


Reporter: Bidara Pink | Editor: Tendi Mahadi

Bentuk dukungan UMKM tersebut antara lain berupa penempatan dana, subsidi bunga, bantuan produktif usaha mikro (BPUM), insentif PPh Final UMKM, penjaminan kredit, dan pembiayaan investasi LPDB. 

Sehingga, sepanjang tahun 2020, pemerintah sudah menyalurkan dukungan UMKM sebesar Rp 112,4 triliun. 

Baca Juga: Kendalikan inflasi agar sesuai sasaran, pemerintah dan BI sepakati lima strategi

Ke depan, selaras dengan tren pemulihan ekonomi, pemerintah tetap memberi dukungan kebijakan countercyclical untuk penanganan Covid-19 dan program PEN di tahun 2021. 

Berbagai kebijakan prioritas akan terus berlanjut pada tahun 2021, seperti vaksinasi massal, penguatan gerakan 3M, melakukan 3T, serta penguatan program PEN. 

“Dengan tren ekonomi terkini, Pemerintah optimis namun tetap waspada bahwa pandemi dapat dikendalikan dan aktivitas sosial ekonomi terus berangsur pulih sehingga tingkat kemiskinan dan pengangguran ke depannya dapat menurun kembali,” tandas Febrio. 

Selanjutnya: Sri Mulyani kenakan safeguard impor karpet dari China, Turki, dan Jepang

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×