kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

BI Sudah Beli SBN di Pasar Perdana Sebesar Rp 144,53 Triliun Per 21 Desember 2022


Jumat, 23 Desember 2022 / 11:26 WIB
ILUSTRASI. Bank Indonesia lakukan pembelian SBN di pasar perdana


Reporter: Bidara Pink | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) masih memegang komitmennya untuk membantu pemerintah dalam pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022.

Hal ini dilakukan dengan pembelian surat berharga negara (SBN) di pasar perdana sesuai dengan surat keputusan bersama (SKB) dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, darl awal tahun 2022 hingga 21 Desember 2022, BI sudah membeli SBN sebesar Rp 144,53 triliun.

‘Ini terdiri dari pelaksanaan SKB I sebesar Rp 49,11 triliun dan SKB III sebesar Rp 95,42 triliun,” tutur Perry dalam pembacaan hasil RDG BI, Kamis (22/12) secara daring.

Baca Juga: Suku Bunga Naik Lagi, Bank Mandiri Bakal Kaji Potensi Penyesuaian Suku Bunga Simpanan

Untuk pembelian sesuai SKB III, Perry mengungkapkan ada sisa sekitar Rp 128,58 triliun. BI siap merealisasikan sisa tersebut sebelum akhir tahun 2022.

“BI masih akan melakukan pembelian SBN di pasar perdana sebesar Rp 128,58 triliun untuk pendanaan anggaran kesehatan dan kemanusiaan dalam APBN 2022,” tandas Perry.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×