kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.693.000   3.000   0,18%
  • USD/IDR 16.345   -45,00   -0,28%
  • IDX 6.598   -37,79   -0,57%
  • KOMPAS100 949   -14,20   -1,47%
  • LQ45 740   -10,51   -1,40%
  • ISSI 206   0,15   0,07%
  • IDX30 385   -5,43   -1,39%
  • IDXHIDIV20 462   -8,12   -1,73%
  • IDX80 108   -1,53   -1,40%
  • IDXV30 112   -0,99   -0,88%
  • IDXQ30 126   -1,85   -1,44%

Arus Modal Global Cabut ke AS Bikin Kurs Dolar Makin Menguat


Jumat, 07 Februari 2025 / 15:01 WIB
Arus Modal Global Cabut ke AS Bikin Kurs Dolar Makin Menguat
ILUSTRASI. Bank Indonesia (BI) menegaskan nilai tukar rupiah masih dalam kondisi stabil meskipun mengalami tekanan akibat penguatan dolar AS.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - BANDA ACEH. Bank Indonesia (BI) menegaskan nilai tukar rupiah masih dalam kondisi stabil meskipun mengalami tekanan akibat penguatan dolar AS. 

Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter (DKEM) BI Juli Budi Winantya mengatakan, fenomena ini terjadi karena arus modal global yang mengalir deras ke Amerika Serikat (AS), menyebabkan dolar menguat terhadap hampir seluruh mata uang dunia.

Dampak dari penguatan dolar AS ini terlihat pada depresiasi berbagai mata uang dunia termasuk euro, yuan Tiongkok, dan yen Jepang.

Baca Juga: Rupiah Spot Menguat 0,09% ke Rp 16.327 per Dolar AS pada Jumat (7/2) Siang

Meskipun rupiah juga tertekan, stabilitasnya dinilai masih terjaga dibandingkan mata uang negara lain.

"Rupiah sendiri juga mengalami tekanan, tapi kita melihatnya stabilitasnya masih bisa terjaga," ujar Juli dalam acara Pelatihan Wartawan BI di Banda Aceh, Jumat (7/2).

Menurutnya, jika dibandingkan dengan  negara-negara maju seperti kawasan euro dan Jepang, depresiasi rupiah justru lebih terkendali.

Namun, jika dibandingkan dengan mata uang negara berkembang seperti rupee India, yuan Tiongkok, dan won Korea Selatan, pergerakan rupiah masih sejalan.

Baca Juga: Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi US$ 156,1 Miliar Pada Januari 2025

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×