kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Arus Modal Global Cabut ke AS Bikin Kurs Dolar Makin Menguat


Jumat, 07 Februari 2025 / 15:01 WIB
Arus Modal Global Cabut ke AS Bikin Kurs Dolar Makin Menguat
ILUSTRASI. Bank Indonesia (BI) menegaskan nilai tukar rupiah masih dalam kondisi stabil meskipun mengalami tekanan akibat penguatan dolar AS.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - BANDA ACEH. Bank Indonesia (BI) menegaskan nilai tukar rupiah masih dalam kondisi stabil meskipun mengalami tekanan akibat penguatan dolar AS. 

Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter (DKEM) BI Juli Budi Winantya mengatakan, fenomena ini terjadi karena arus modal global yang mengalir deras ke Amerika Serikat (AS), menyebabkan dolar menguat terhadap hampir seluruh mata uang dunia.

Dampak dari penguatan dolar AS ini terlihat pada depresiasi berbagai mata uang dunia termasuk euro, yuan Tiongkok, dan yen Jepang.

Baca Juga: Rupiah Spot Menguat 0,09% ke Rp 16.327 per Dolar AS pada Jumat (7/2) Siang

Meskipun rupiah juga tertekan, stabilitasnya dinilai masih terjaga dibandingkan mata uang negara lain.

"Rupiah sendiri juga mengalami tekanan, tapi kita melihatnya stabilitasnya masih bisa terjaga," ujar Juli dalam acara Pelatihan Wartawan BI di Banda Aceh, Jumat (7/2).

Menurutnya, jika dibandingkan dengan  negara-negara maju seperti kawasan euro dan Jepang, depresiasi rupiah justru lebih terkendali.

Namun, jika dibandingkan dengan mata uang negara berkembang seperti rupee India, yuan Tiongkok, dan won Korea Selatan, pergerakan rupiah masih sejalan.

Baca Juga: Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi US$ 156,1 Miliar Pada Januari 2025

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×