kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.916.000   20.000   1,05%
  • USD/IDR 16.844   -24,00   -0,14%
  • IDX 6.434   -7,94   -0,12%
  • KOMPAS100 921   -1,80   -0,20%
  • LQ45 718   -4,99   -0,69%
  • ISSI 203   1,08   0,54%
  • IDX30 375   -2,82   -0,75%
  • IDXHIDIV20 455   -3,89   -0,85%
  • IDX80 104   -0,49   -0,47%
  • IDXV30 111   -0,91   -0,81%
  • IDXQ30 123   -0,81   -0,65%

Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi US$ 156,1 Miliar Pada Januari 2025


Jumat, 07 Februari 2025 / 10:20 WIB
Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi US$ 156,1 Miliar Pada Januari 2025
ILUSTRASI. Cadangan devisa Indonesia akhir Januari 2025 tercatat sebesar US$ 156,1 miliar, meningkat dibandingkan Desember 2024 sebesar US$ 155,7 miliar. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/aww/18.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia pada Januari 2025 meningkat.

Cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2025 tercatat sebesar US$ 156,1 miliar, meningkat dibandingkan posisi pada akhir Desember 2024 sebesar US$ 155,7 miliar.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso menyampaikan, kenaikan posisi cadangan devisa tersebut antara lain bersumber dari penerbitan global bond pemerintah.

Baca Juga: Tarif Impor AS Dimulai, Rupiah Berpotensi Tertekan di Perdagangan Senin (3/2)

“Serta penerimaan pajak dan jasa di tengah kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah sejalan dengan berlanjutnya ketidakpastian pasar keuangan global,” tutur Denny dalam keterangan tertulisnya, Jumat (7/2).

Adapun posisi cadangan devisa pada akhir Januari 2025 setara dengan pembiayaan 6,7 bulan impor atau 6,5 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Selanjutnya: Daftar Harga HP Samsung S25 Indonesia, Termurah Rp 15 Juta

Menarik Dibaca: IHSG Rontok Lagi Lebih Dari 2%, Apa Penyebabnya?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

[X]
×