kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 2022 di Atas 5,5%


Kamis, 03 November 2022 / 14:56 WIB
Suasana bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (26/9/2022). BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 2022 di Atas 5,5%


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Bank Indonesia (BI) optimistis pertumbuhan ekonomi kuartal III-2022 tumbuh lebih dari 5,5% secara tahunan atau year on year (yoy). Ini tentu lebih tinggi dari capaian pertumbuhan ekonomi kuartal II-2022 yang sebesar 5,4% yoy. 

“Masih optimistis pertumbuhan ekonomi lebih tinggi dari 5,5% yoy. Berbagai indikator menunjukkan perkembangan yang positif,” tutur Gubernur BI Perry Warjiyo, Kamis (3/11) dalam konferensi pers Stabilitas Sistem Keuangan IV secara daring. 

Perry memerinci, indikator yang menunjukkan perbaikan seperti indeks penjualan riil (IPR), indeks keyakinan konsumen (IKK), maupun pertumbuhan kredit. 

Baca Juga: BI Prediksi Inflasi pada 2022 Bisa Lebih Rendah dari 6,3%

Senada dengan Perry, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, perbaikan pertumbuhan ekonomi kuartal III-2022 ini ditopang oleh permintaan agregat dari sisi dalam negeri, yaitu pertumbuhan konsumsi swasta yang masih kuat. 

Pun pembentukan modal tetap bruto (PMTB) atau investasi diperkirakan tetap solid, terutama investasi non bangunan. Dari sisi ekspor, kinerja ekspor juga terpantau solid di tengah harga komoditas yang tinggi dan permintaan negara mitra dagang yang masih terjaga. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×