kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.922   11,00   0,06%
  • IDX 6.412   77,75   1,23%
  • KOMPAS100 847   11,30   1,35%
  • LQ45 638   5,57   0,88%
  • ISSI 221   3,00   1,38%
  • IDX30 359   2,43   0,68%
  • IDXHIDIV20 443   1,50   0,34%
  • IDX80 96   1,16   1,22%
  • IDXV30 120   0,93   0,78%
  • IDXQ30 115   0,46   0,40%

BI Catat Neraca Pembayaran Indonesia Berbalik Surplus pada Kuartal III-2024


Kamis, 21 November 2024 / 09:53 WIB
BI Catat Neraca Pembayaran Indonesia Berbalik Surplus pada Kuartal III-2024
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo bersama jajaran Deputi Gubernur BI memaparkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) di Jakarta, Rabu (11/10/2024).  Bank Indonesia (BI) catat neraca pembayaran Indonesia (NPI) pada kuartal III-2924 surplus setelah pada kuartal sebelumnya NPI defisit.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) menyampaikan neraca pembayaran Indonesia (NPI) pada kuartal III-2924 mencatatkan surplus. Padahal pada kuartal sebelumnya NPI masih mencatatkan defisit US$ 0,6 miliar, lebih rendah dibandingkan dengan kuartal I-2024 dengan defisit sebesar US$ 6,0 miliar.

Meski begitu, Gubernur BI, Perry Warjiyo, belum menyebutkan angka surplus NPI tersebut. Ia membeberkan, surplus NPI pada kuartal III-2024 ditopang rendahnya defisit transaksi berjalan seiring kinerja positif neraca perdagangan, dan kenaikan surplus transaksi modal dan finansial.

Secara keseluruhan, BI memproyeksi NPI 2024 tetap baik seiring dengan berlanjutnya surplus neraca transaksi modal dan finansial didukung oleh aliran masuk modal asing dan terjaganya defisit transaksi berjalan dalam kisaran rendah sebesar 0,1% sampai dengan 0,9% dari produk domestik bruto (PDB).

Baca Juga: Neraca Perdagangan Indonesia Diperkirakan Surplus US$2,5 Miliar di September 2024

“Prospek NPI yang tetap baik diperkirakan berlanjut pada 2025 didukung oleh aliran masuk modal asing dan defisit transaksi berjalan yang terjaga,” tutur Perry dalam konferensi pers, Rabu (20/11).

Adapun BI mencatat, pada kuartal IV 2024, surplus neraca perdagangan masih terus berlanjut, tercatat pada Oktober 2024 sebesar US$ 2,5 miliar. Surplus neraca perdagangan Indonesia tersebut didorong oleh kenaikan ekspor nonmigas.

Namun demikian,  Perry menyebut ketidakpastian pasar keuangan global yang meningkat mendorong terjadinya aliran modal keluar investasi portofolio pada November 2024 atau hingga 18 November 2024 yang tercatat net outflows sebesar US$ 1,9 miliar, setelah pada Oktober 2024 tercatat net inflows sebesar US$ 1,1 miliar.

Baca Juga: Juni 2024, Neraca Perdagangan Indonesia Diperkirakan Surplus tapi Menyusut

Sementara itu, posisi cadangan devisa Indonesia akhir Oktober 2024 tercatat tinggi sebesar US$ 151,2 miliar, atau setara dengan pembiayaan 6,6 bulan impor atau 6,4 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×