kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

BI: Beberapa bank lokal terkendala bersinergi dengan UMKM


Selasa, 17 Juli 2018 / 16:31 WIB
ILUSTRASI. Logo Bank Indonesia (BI)


Reporter: Kiki Safitri | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) menyebut 50% dari total 116 bank di Indonesia sudah bersinergi dengan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Padahal yang ditargetkan sebesar 20% pada akhir tahun 2018.

Direktur Kepala Departemen Pengembangan UMKM Yunita Resmi Sari mengatakan adapun bank yang belum bersinergi dengan UMKM adalah bank-bank yang berada dalam Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) II.

"Kebanyakan bank BUKU II. Bank asing sedikit di bank BUKU II. Saya enggak boleh nyebut banknya," kata Yunita di BI, Selasa (17/7).

Adapun keterbatasan bank tersebut tidak bersinergi dengan UMKM adalah karena persoalan jaringan dan mungkin karena lokal bank yang masih terbatas.

Selanjutnya Yunita menjelaskan bahwa bank asing yang jumlahnya tidak banyak di Indonesia, sebagian sudah mendukung industri UMKM.

"Saya enggak sempat hitung persentasenya tapi lebih dari 50% alhamdulillah. Kebanyakan melalui linkage program dan bekerjasama dengan perusahaan besar yang menjadi pemasok," ujarnya.

Yunita menjelaskan bahwa terdapat 20% dari bank-bank lokal yang belum bisa memenuhi porsi kredit UMKM. Menurutnya hingga bulan Mei 2018 penyaluran kredit untuk sektor UMKM mencapai 20,69%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×