kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.743.000   5.000   0,18%
  • USD/IDR 18.200   150,00   0,83%
  • IDX 5.342   -252,63   -4,52%
  • KOMPAS100 698   -37,93   -5,15%
  • LQ45 527   -30,67   -5,50%
  • ISSI 185   -9,94   -5,11%
  • IDX30 298   -17,74   -5,61%
  • IDXHIDIV20 370   -21,50   -5,49%
  • IDX80 79   -4,39   -5,24%
  • IDXV30 102   -4,22   -3,96%
  • IDXQ30 96   -6,26   -6,12%

BGN Kaji Refocusing Penerima Manfaat MBG, Efisiensi Anggaran Jadi Prioritas


Senin, 08 Juni 2026 / 16:22 WIB
BGN Kaji Refocusing Penerima Manfaat MBG, Efisiensi Anggaran Jadi Prioritas
ILUSTRASI. BGN Kaji Refocusing Penerima Manfaat MBG, Efisiensi Anggaran Jadi Prioritas (KONTAN/Lailatul Anisah)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Jajaran pimpinan baru Badan Gizi Nasional (BGN) mulai mengevaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan mempertimbangkan penyesuaian atau refocusing penerima manfaat. 

Wakil Kepala BGN Agustina Arimsari mengatakan langkah tersebut disiapkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi anggaran sekaligus memastikan tujuan utama program tetap tercapai di tengah berbagai persoalan tata kelola yang tengah dibenahi.

“Beberapa permasalahan memang sudah kami lihat, seperti masalah data. Kemudian juga ada beberapa kluster-kluster permasalahan yang mungkin kita akan refocusing penerima manfaat yang tujuannya itu adalah efisiensi anggaran,” kata Agustina di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/6/2026).

Menurut dia, penyesuaian tersebut tidak dimaksudkan untuk mengubah substansi program yang menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. 

Baca Juga: BGN Diminta Evaluasi MBG dari Hulu ke Hilir, Data Penerima Jadi Prioritas

Sebaliknya, langkah itu dilakukan agar manfaat program dapat dirasakan secara lebih tepat sasaran dengan penggunaan anggaran yang lebih optimal.

Agustina menegaskan tujuan utama MBG tetap harus dijaga, yakni memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan akses terhadap makanan bergizi dan terhindar dari risiko kelaparan maupun masalah gizi. Karena itu, pembenahan yang dilakukan akan difokuskan pada aspek tata kelola dan pelaksanaan program.

“Bagaimana program ini akan tetap tercapai tujuannya. Karena tujuannya baik ya, anak-anak jangan ada anak-anak Indonesia yang kelaparan,” ujarnya.

Ia mengakui selama pelaksanaan program terdapat sejumlah persoalan tata kelola yang memicu berbagai sorotan publik. Karena itu, pimpinan baru BGN mendapat mandat untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh, mulai dari pengelolaan data hingga mekanisme kerja internal lembaga.

Baca Juga: Tak Lagi Kejar Target 82,9 Juta Penerima Manfaat, BGN Fokus Perbaikan Kualitas MBG

Meski demikian, Agustina belum bersedia memerinci bentuk penyesuaian penerima manfaat yang tengah dikaji. 

Menurut dia, proses identifikasi dan evaluasi masih berlangsung sehingga diperlukan waktu untuk menyusun langkah perbaikan yang komprehensif.

“Nah, kami diberi tugas untuk merapikan semuanya itu. Jadi mungkin saya belum bisa banyak memberikan informasi karena baru dua hari ini. Mohon bersabar,” tuturnya.

Selain Agustina, Presiden Prabowo Subianto juga menunjuk Mayjen Trenggono sebagai Wakil BGN sejak Selasa malam (2/6/2026). Kemudian, Prabowo juga menunjuk Kepala BGN baru, Nanik S Deyang menggantikan Dadan Hindayana. 

Ketiganya dijadwalkan akan dilantik resmi oleh Presiden di Istana Kepresidenan pada sore ini. 

Baca Juga: BGN Evaluasi Program MBG, Tak Lagi Kejar Target 82,9 Juta Penerima

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×