kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.690.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.790   -120,00   -0,67%
  • IDX 6.418   8,06   0,13%
  • KOMPAS100 844   -1,06   -0,13%
  • LQ45 639   -0,94   -0,15%
  • ISSI 223   0,59   0,26%
  • IDX30 359   -0,60   -0,17%
  • IDXHIDIV20 437   -0,98   -0,22%
  • IDX80 96   -0,13   -0,14%
  • IDXV30 120   -0,10   -0,08%
  • IDXQ30 114   -0,48   -0,42%

Ruang Menabung Masyarakat Semakin Sempit pada Juli 2026


Senin, 10 Agustus 2026 / 13:14 WIB
Ruang Menabung Masyarakat Semakin Sempit pada Juli 2026
ILUSTRASI. Berdasarkan data survei BI, pendapatan konsumen untuk konsumsi tercatat 72,3%, turun bila dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 73% (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Ruang masyarakat untuk menabung kembali menyempit pada Juli 2026. Di saat yang sama, porsi pendapatan yang digunakan untuk konsumsi justru meningkat, mengindikasikan semakin besarnya pengeluaran rumah tangga dibandingkan pendapatan yang diterima.

Proporsi pendapatan konsumen untuk konsumsi (average propensity to consume ratio) pada Juli 2026 tercatat mengalami penurunan.

Berdasarkan survei konsumen Bank Indonesia (BI) pendapatan konsumen untuk konsumsi tercatat sebesar 72,3%, turun bila dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 73%.

“Sementara itu, proporsi pembayaran cicilan/utang (debt installment to income ratio) sebesar 10,5%, sedikit lebih tinggi dibandingkan proporsi pada bulan sebelumnya sebesar 10,0%,” mengutip Laporan Survei Konsumen BI, Senin (10/8/2026).

Baca Juga: Ekspektasi Konsumen Terhadap Ekonomi Ke Depan Terendah Sejak Pandemi Covid-19

Lebih lanjut, proporsi pendapatan konsumen yang disimpan (saving to income ratio) sebesar 16,8%, menurun dibandingkan proporsi pada bulan sebelumnya, yaitu sebesar 17,0%.

Data tersebut menunjukkan tambahan pendapatan masyarakat pada Juni lebih banyak digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dibandingkan disisihkan sebagai tabungan.

Proporsi konsumsi terhadap pendapatan terindikasi menurun pada kelompok pengeluaran Rp 2,1 juta - Rp 3 juta sebesar 73,5%, Rp 4,1 juta - Rp 5 juta 71,3%, dan  di atas Rp 5 juta 69,0%.

Sedangkan pada kelompok pengeluaran lainnya, proporsi konsumsi terhadap pendapatan terindikasi meningkat. Sementara itu, porsi pendapatan untuk pembayaran cicilan mengalami peningkatan pada sebagian besar kelompok pengeluaran

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×