kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Begini dampak ancaman resesi AS terhadap rupiah dan CAD


Sabtu, 17 Agustus 2019 / 09:00 WIB
Begini dampak ancaman resesi AS terhadap rupiah dan CAD


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Noverius Laoli

"Hal itulah yang menjalar ke negara emerging market, termasuk Indonesia. Sehingga risiko premium kita meningkat, akibatnya yield kita malah naik saat yield AS memiliki tren menurun, kata Fikri.

Meski demikian, Fikri melihat nilai tukar rupiah masih bisa menguat di tengah tren harga minyak global yang melemah. Sebab, kondisi neraca dagang Indonesia mulai membaik sejalan dengan penurunan nilai impor.

Baca Juga: China tak lagi menjadi investor terbesar surat utang AS, siapa yang menggantikan?

Ia memperkirakan, rupiah akan bergerak di kisaran Rp 13.900–Rp 14.700 per dollar AS hingga akhir tahun, dengan rerata tengah di level Rp 14.280 per dollar AS.

"BI akan terus berada di pasar untuk menjaga nilai tukar sejalan fundamentalnya," tambah Fikri.

Meski demikian, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir melihat AS masih jauh dari resesi.

Risiko global utama saat ini lanjut dia, masih berasal dari perang dagang antara AS dan China yang bisa semakin melemahkan kinerja ekspor Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×