kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

Banyak impor ular dan kura-kura, Kemendag akan hentikan impor hewan hidup dari China


Rabu, 05 Februari 2020 / 19:19 WIB
Mendag Agus Suparmanto saat bertemu wartawan


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sebagai salah satu upaya untuk mencegah penyebaran virus corona ke Indonesia, pemerintah menghentikan sementara pemasukan hewan hidup dari China. Hal ini diputuskan melalui rapat terbatas yang digelar, Selasa (4/2).

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan, pihaknya akan segera menerbitkan regulasi terkait penghentian sementara pemasukan hewan hidup ini ini.

Baca Juga: Jokowi sebut pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tertekan virus corona

"Sedang disiapkan permennya, tetapi sesuai dengan arahan dan putusan ratas kemarin, kita keluarkan segera," kata Agus.

Lebih lanjut, dia pun mengatakan pihaknya akan membuat daftar hewan hidup yang dihentikan impornya. Dia juga mengatakan, hewan yang banyak diimpor dari China adalah ular dan kura-kura.

Sementara itu, berdasarkan data BPS, binatang hidup yang diimpor Indonesia dari China sepanjang 2019 19,39 ton dengan nilai US$ 314.295.

Baca Juga: Menperin optimistis target pertumbuhan industri manufaktur tercapai




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×