kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Banjir dan Longsor Sumatera Makin Meluas, Kenapa Pemerintah Belum Buka Bantuan Asing?


Jumat, 05 Desember 2025 / 04:46 WIB
Banjir dan Longsor Sumatera Makin Meluas, Kenapa Pemerintah Belum Buka Bantuan Asing?
ILUSTRASI. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan belum membuka peluang soal bantuan internasional terkait banjir Sumatera dan Aceh. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Update jumlah korban

Per 3 Desember 2025 sore hari, jumlah korban meninggal akibat banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat meningkat menjadi 770 orang.

"Secara total korban meninggal yang tervalidasi 770 jiwa dan korban hilang yang masih dalam pencarian 463 jiwa," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dikutip dari Kompas.com, Rabu (3/12/2025).

Sebelumnya, diberitakan bahwa jumlah korban bencana tersebut mencapai 631 orang.

Untuk pembaruan hari ini, korban meninggal terdiri dari 277 jiwa di Aceh, 299 jiwa di Sumatera Utara, dan 194 jiwa di Sumatera Barat. Adapun korban yang masih dinyatakan hilang berjumlah 193 jiwa di Aceh, 159 jiwa di Sumatera Utara, dan 111 jiwa di Sumatera Barat.

Tonton: Fenomena Makan Tabungan Masih Berlanjut di Tengah Pelemahan Daya Beli

Data dari Pusdatin BNPB juga mencatat skala kerusakan perumahan di ketiga wilayah. Terdapat 3.300 rumah rusak berat, 2.100 rumah rusak sedang, dan 4.900 rumah rusak ringan.

Kerusakan juga terjadi pada fasilitas umum, termasuk sarana pendidikan serta tempat ibadah. Berdasarkan data Pusdatin, 45,48 persen jembatan mengalami kerusakan, 20,21 persen rumah ibadah, 32,92 persen fasilitas pendidikan, serta 1,38 persen fasilitas kesehatan juga mengalami kerusakan.

(Sumber: Kompas.com/Firda Janati, Adhyasta Dirgantara, Jessi Carina)

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com berjudul "Pemerintah Belum Buka Peluang Bantuan Internasional, Klaim Masih Mampu Tangani Bencana Sumatera"

Kesimpulan 

Pemerintah menegaskan belum membuka opsi bantuan internasional untuk bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar, meski jumlah korban meninggal telah melonjak menjadi 770 orang. Pemerintah mengklaim masih mampu menangani situasi dengan stok pangan, distribusi logistik, dan dropping BBM lewat udara. Lebih dari 500.000 ton bantuan telah dikirim, namun kerusakan infrastruktur cukup parah, termasuk hampir setengah jembatan terdampak. Pemerintah memastikan koordinasi diperkuat, tetapi eskalasi korban menimbulkan pertanyaan tentang kecukupan respons domestik tanpa dukungan internasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×