kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.542   42,00   0,24%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Awal 2011, pemerintah batasi konsumsi BBM subsidi


Senin, 11 Oktober 2010 / 10:47 WIB
ILUSTRASI. Logo Saudi Aramco


Reporter: Martina Prianti | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pembatasan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) subsidi batal dilaksanakan tahun ini. Sebagai gantinya, pemerintah akan melakukan program pembatasan BBM subsidi tahun depan.

Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Radjasa berharap program pembatasan konsumsi BBM subsidi membutuhkan persiapan. Karena itu, dia mengatakan program ini baru bisa berjalan di seluruh Indonesia pada Januari tahun depan. "Ini memang cukup adil," katanya, Senin (11/10).

Sejatinya, pembatasan BBM subsidi dilakukan awal Oktober lalu. Namun, rupanya Pertamina belum siap melakukan program tersebut. Bagaimana program pembatasan itu dilakukan, Hatta tak menjelaskannya.

Asal tahu saja, dalam rapat pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja (RAPBN) 2011, pemerintah dan DPR sepakat bahwa jumlah kuota BBM bersubsidi tahun depan sebesar 38,59 juta kiloliter. Kuota ini naik dari sebelumnya yang diusulkan pemerintah dalam RAPBN 2011 36,77 juta kiloliter.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×