kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.796.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.358   4,00   0,02%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

2011, Pemerintah terapkan pembatasan BBM subsidi


Senin, 27 September 2010 / 15:35 WIB


Reporter: Martina Prianti | Editor: Edy Can

JAKARTA. Tahun depan, pemerintah akan membatasi konsumsi bahan bakar minyak (BBM) subsidi kendati jatahnya sudah bertambah menjadi 38,59 kiloliter. Jika tidak ada pembatasan, pemerintah khawatir konsumsi BBM bakal membengkak.

Bagaimana mekanisme pembatasan itu, Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengaku belum menjelaskannya. Yang pasti, pembatasan ini tidak berlaku bagi sepeda motor, nelayan, dan angkutan transportasi publik. "Tapi, intinya kami akan menekan kebocoran dan penyalahgunaan," katanya, Senin (27/9).

Sebagaimana diketahui, Kementerian ESDM dan Komisi Energi DPR menyepakati asumsi kuota BBM bersubsidi 38,59 juta kiloliter. Asumsi itu jauh lebih besar dibandingkan dengan asumsi yang terdapat dalam RAPBN 2011 yang hanya 36,77 juta kiloliter.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×