kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.665.000   13.000   0,49%
  • USD/IDR 16.882   -7,00   -0,04%
  • IDX 9.033   84,28   0,94%
  • KOMPAS100 1.248   7,65   0,62%
  • LQ45 882   3,22   0,37%
  • ISSI 330   3,28   1,00%
  • IDX30 449   0,01   0,00%
  • IDXHIDIV20 529   -1,74   -0,33%
  • IDX80 139   0,91   0,66%
  • IDXV30 147   0,11   0,08%
  • IDXQ30 144   0,01   0,00%

Amran Minta Dana Rp 5,1 Triliun untuk Pemulihan Lahan Pertanian di Sumatera dan Aceh


Rabu, 14 Januari 2026 / 15:45 WIB
Amran Minta Dana Rp 5,1 Triliun untuk Pemulihan Lahan Pertanian di Sumatera dan Aceh
ILUSTRASI. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (DOK/Kementan) Mentan mengajukan tambahan anggaran Rp 5,1 triliun untuk pemulihan lahan pertanian seusai bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar.


Reporter: kompas.com | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengajukan tambahan anggaran Rp 5,1 triliun untuk pemulihan lahan pertanian seusai bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. 

Permintaan itu disampaikannya dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (14/1/2026).  

"Selain dengan mengoptimalkan alokasi anggaran yang tersedia saat ini, kami memperkirakan kebutuhan anggaran untuk membantu pemulihan di tiga provinsi terdampak tersebut memerlukan anggaran tambahan Rp 5,1 triliun," kata Amran, Rabu. 

Ia menjelaskan, perhitungan tersebut berasal dari kebutuhan pemulihan di tiga provinsi, baik di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, secara komprehensif meliputi semua lokasi pertanian terdampak. 

Anggaran tambahan itu rencananya dialokasikan untuk rehabilitasi sawah senilai Rp 5,1 juta, perbaikan kawasan perkebunan Rp 456,4 miliar, bantuan benih holtikultura Rp 19,1 miliar, pakan ternak Rp 262,8 miliar, hingga sarana prasarana Rp 674,7 miliar.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Datangi Kantor Kejaksaan Agung, Bahas Apa?

Kemudian, untuk rehabilitasi bangunan dan sarana penunjang lainnya Rp 291 miliar. 

"Untuk itu pada kesempatan ini kami mohon dukungan dari pimpinan anggota komisi IV DPR RI untuk mendukung adanya alokasi tambahan anggaran," ucap Amran. 

Amran bilang, tambahan anggaran itu diperlukan agar swasembada pangan berkelanjutan tetap berjalan. 

Adapun dalam APBN 2026, Kementan sudah menganggarkan Rp 1,49 triliun untuk pemulihan pascabencana. 

Alokasi ini bakal diprioritaskan pada wilayah-wilayah yang paling terdampak di ketiga provinsi, khususnya lahan sawah rusak ringan dan sedang. 

Sementara rehabilitasi sawah yang mengalami kerusakan berat akan bersinergi dengan kementerian ATR/BPN dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU). 

"Dari rehabilitasi lahan sawah ringan sedang dan irigasi sebesar Rp 736,21 miliar, bantuan benih tanaman pangan Rp 68,6 miliar, rehab kawasan perkebunan Rp 50,46 miliar, serta penyediaan alsintan pupuk pertisipasinya Rp 641,25 miliar," kata Amran. 

Sawah rusak akibat bencana Lebih lanjut ia memerinci, lahan sawah yang rusak akibat banjir bandang dan longsor di Sumatera mencapai 107,4 ribu hektar. Kerusakan itu dikategorikan dengan rusak ringan, sedang, dan berat.

Rinciannya, sawah rusak ringan mencapai 56,1 ribu hektar, rusak sedang mencapai 22,2 ribu hektar, dan rusak berat 29,1 ribu hektar.

Dari total tersebut, areal tanam padi dan jagung yang mengalami gagal panen mencapai 44,6 ribu hektar. 

Sementara itu, lahan tanaman kopi, kakao, kelapa dalam dan lain-lainnya di luar lahan sawit yang terdampak mencapai 29,3 ribu hektar. 

Adapun lahan holtikultura yang terdampak, meliputi lahan sayuran, buah, dan tanaman obat mencapai 1.800 hektar.

Sedangkan jumlah ternak mati hilang untuk jenis ternak sapi, kerbau, kambing, domba, unggas mencapai lebih 820.000 ekor. 

"RPH rusak sebanyak 58 unit, alsintan hilang mencapai 2.300 unit, BPP rusak 74 unit, bendungan rusak 3 unit, irigasi rusak 152 kilometer, dan jalan produksi rusak 820 unit," kata Amran.

Baca Juga: Kebutuhan Pengungsi Banjir Sumatra Terus Berkembang Pascabencana

Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2026/01/14/15231791/mentan-minta-rp-51-triliun-untuk-pulihkan-lahan-pertanian-di-sumatera?page=2.

Selanjutnya: AGTI Nilai Komitmen Presiden Prabowo Jadi Sinyal Kuat bagi Industri Tekstil

Menarik Dibaca: Kenali Filamen Sebasea dan 4 Cara Ampuh Hilangkan Bintik Hitam Mirip Komedo Ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×