kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Alasan Ombudsman minta pemerintah tunda impor beras


Rabu, 24 Maret 2021 / 17:50 WIB
ILUSTRASI. Buruh tertidur di atas tumpukan karung beras di pasar induk beras Cipinang, Jakarta, Senin (27/8). Alasan Ombudsman minta pemerintah tunda keputusan impor beras.


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

Tak hanya meminta pemerintah untuk menunda keputusan impor beras, Ombudsman juga meminta Perum Bulog meningkatkan serapan dalam negeri.

Ombudsman juga menghimbau pengusaha penggilingan mempercepat giling gabah dan memastikan kualitasnya sesuai dengan persyaratan pengadaan beras oleh Bulog.

"Keempat, meminta pedagang untuk tidak  melakukan upaya spekulasi dalam masa tunggu,  karena pemerintah bisa sewaktu-waktu mengambil keputusan alternatif," ujarnya.

Baca Juga: Mendag Lutfi janji akan mundur jika kebijakan impor beras salah

Tak hanya potensi maladministrasi terkait mekanisme keputusan impor beras, Ombudsman juga mencermati adanya potensi maladministrasi dalam manajemen stok beras akibat kebijakan yang tidak terintegrasi dari hulu ke hilir.

"Untuk kedua potensi maladministrasi ini, Ombudsman akan melakukan inisiatif atas prakarsa sendiri untuk pencegahan terjadinya maladministrasi dalam  tata kelola kebijakan dan importasi dan stok beras," tandasnya.

Selanjutnya: Jokowi lantik Dewas dan Direksi BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan 2021-2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×