kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.851   8,00   0,05%
  • IDX 8.204   -60,99   -0,74%
  • KOMPAS100 1.156   -11,71   -1,00%
  • LQ45 828   -11,16   -1,33%
  • ISSI 294   -1,60   -0,54%
  • IDX30 431   -4,38   -1,01%
  • IDXHIDIV20 516   -5,50   -1,06%
  • IDX80 129   -1,42   -1,09%
  • IDXV30 142   -0,82   -0,57%
  • IDXQ30 139   -1,92   -1,36%

Alasan Ombudsman minta pemerintah tunda impor beras


Rabu, 24 Maret 2021 / 17:50 WIB
Alasan Ombudsman minta pemerintah tunda impor beras
ILUSTRASI. Buruh tertidur di atas tumpukan karung beras di pasar induk beras Cipinang, Jakarta, Senin (27/8). Alasan Ombudsman minta pemerintah tunda keputusan impor beras.


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

Tak hanya meminta pemerintah untuk menunda keputusan impor beras, Ombudsman juga meminta Perum Bulog meningkatkan serapan dalam negeri.

Ombudsman juga menghimbau pengusaha penggilingan mempercepat giling gabah dan memastikan kualitasnya sesuai dengan persyaratan pengadaan beras oleh Bulog.

"Keempat, meminta pedagang untuk tidak  melakukan upaya spekulasi dalam masa tunggu,  karena pemerintah bisa sewaktu-waktu mengambil keputusan alternatif," ujarnya.

Baca Juga: Mendag Lutfi janji akan mundur jika kebijakan impor beras salah

Tak hanya potensi maladministrasi terkait mekanisme keputusan impor beras, Ombudsman juga mencermati adanya potensi maladministrasi dalam manajemen stok beras akibat kebijakan yang tidak terintegrasi dari hulu ke hilir.

"Untuk kedua potensi maladministrasi ini, Ombudsman akan melakukan inisiatif atas prakarsa sendiri untuk pencegahan terjadinya maladministrasi dalam  tata kelola kebijakan dan importasi dan stok beras," tandasnya.

Selanjutnya: Jokowi lantik Dewas dan Direksi BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan 2021-2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×