kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Akil pernah marah karena Wawan tidak tepati janji


Kamis, 20 Februari 2014 / 19:30 WIB
ILUSTRASI. Obligasi Negara.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar sempat marah kepada Susi Tur Andayani, pengacara pasangan calon Bupati Lebak Banten, Amir Hamzah dan Kasmin. Pasalnya, uang yang dijanjikan Tubagus Chaeri Wardana (Wawan) selaku pendonor Amir-Kasmin, tak sesuai dengan yang diinginkan Akil.

Dalam dakwaan terdakwa terungkap, pada 1 Oktober, Susi menghubungi Amir Hamzah melalui telepon untuk menyampaikan bahwa Tubagus Chaeri Wardana bersedia membantu Rp 1 miliar untuk memenuhi sebagian dari Rp 3 miliar yang diminta Akil.

"Susi kemudian mengirim sms kepada Akil untuk memberitahu bahwa uang yang disiapkan baru ada Rp1 miliar. Namun, terdakwa menjawab melalui sms, isinya "ah males aku, nggak bener janjinya," kata Jaksa Ely Kusumastuti saat membacakan surat dakwaan Akil Mochtar di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (20/2/2014) sore.

Namun, Susi kemudian tetap meminta Akil buat menerima terlebih dahulu uang tersebut.  Permintaan Susi disampaikan melalui sms, isinya "Ini punya Lebak, sudah dengan saya. Nanti saya tagih kalau orang lebaknya sudah lowong. Tolonglah pak," kata Ely menirukan isi sms Susi. (Edwin Firdaus)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×