kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Akhirnya, Demokrat tak dukung Jokowi atau Prabowo


Selasa, 20 Mei 2014 / 17:03 WIB
ILUSTRASI. Manfaat labu untuk kesehatan.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Partai Demokrat tetap bertahan pada keputusan Rapimnas untuk tidak mendukung salah satu calon presiden pada pemilhan presiden 9 Juli 2014 mendatang.

Ketua Harian DPP Partai Demokrat Syarief Hasan mengatakan, partainya tetap tidak menyatakan dukungan secara formal kepada salah satu capres.

Kendati begitu, Demokrat mengisyarakatkan dapat memberikan dukungan dengan syarat visi dan misinya sejalan dengan partai berlambang mercy tersebut

"Demokrat tidak akan menyatakan dukungan formal kepada salah satu capres tapi itu bukan berarti demokrat golput," ujar Syarief di Kantor DPP Demokrat, Selasa (20/5).

Menurut Syarief, partainya akan menempatkan diri untuk mengkritisi program-program capres yang akan berlaga pada pilpres 2014 ini.

Ia menegaskan, Demokrat tidak akan mendukung capres yang janji-janji politiknya tidak bisa direalisasikan ataupun bila dipaksakan berpotensi merugikan kepentingan bangsa dan negara yang lebih besar.

Sikap demokrat ini tetap sejalan dengan apa yang telah dikatakan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sebelumnya, SBY menegaskan, Demokrat tidak akan menyatakan dukungan kepada partai mana pun yang mengusung capres dan cawapres pada pemilu pilpres kali ini.

Kendati begitu, Demokrat mengisyaratkan akan memberikan dukungan kepada capres yang visi dan misinya sejalan dengan partai berlambang bintang mercy tersebut.

Seperti diketahui saat ini, Partai Demokrat Indonesia Perjuangan telah resmi mengusung Joko Widodo dan Jusuf kalla sebagai capres dan cawapres. Sementara partai Gerakan Indonesia Raya mengusung Prabowo Subianto capres dan Hatta Rajasa sebagai cawapres.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×