kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

PDI-P berharap Demokrat netral


Selasa, 20 Mei 2014 / 14:05 WIB
PDI-P berharap Demokrat netral
ILUSTRASI. Karyawan melintas dekat logo Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jakarta. KONTAN/Cheppy A. Muchlis


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) berharap Partai Demokrat menepati janjinya untuk netral pada Pemilu Presiden 2014. Netralitas Demokrat dianggap akan menguntungkan koalisi ramping yang diklaim PDI-P. "Mudah-mudahan Demokrat netral, kami berharap SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) menepati janjinya," kata Sekretaris Jenderal DPP PDI-P Tjahjo Kumolo, di sela-sela Rapat Koordinasi Nasional PDI-P, di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Selasa (20/5).

Tjahjo mengklaim bahwa koalisi yang dibangun partainya masih cukup ramping karena hanya didukung oleh PKB, Partai Nasdem, dan Hanura. Berbeda dengan poros gemuk yang dibangun Partai Gerindra karena didukung oleh PAN, PKS, PPP, PBB, dan Partai Golkar.

Tjahjo mengaku tak khawatir dengan poros gemuk yang dibangun Gerindra. Dengan catatan, penyelenggara pemilu dan TNI/Polri dapat teguh menjaga netralitasnya, dan tak ada pengerahan kekuatan dari pemerintah yang sedang berkuasa. "Di sisa pemerintahan, semoga Demokrat dapat netral karena partainya enggak punya pasangan capres dan cawapres," tandasnya.

Seperti diketahui, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan bahwa partainya akan netral pada Pilpres 2014. Keputusan itu diambil melalui voting dalam Rapat Pimpinan Nasional Partai Demokrat, di Jakarta, Minggu (18/5/2014). Akan tetapi, SBY juga mengatakan, ada kemungkinan Demokrat bergabung bersama salah satu poros yang ada. Keputusan akhirnya diambil pada Selasa (20/5/2014) hari ini. (Indra Akuntono)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×