kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.980   133,00   0,75%
  • IDX 5.934   -261,44   -4,22%
  • KOMPAS100 787   -37,12   -4,50%
  • LQ45 595   -24,76   -4,00%
  • ISSI 206   -8,80   -4,10%
  • IDX30 338   -11,95   -3,42%
  • IDXHIDIV20 417   -10,81   -2,52%
  • IDX80 89   -4,23   -4,52%
  • IDXV30 114   -3,69   -3,14%
  • IDXQ30 109   -3,02   -2,69%

Akhirnya, dakwaan Setya Novanto mulai dibacakan


Rabu, 13 Desember 2017 / 17:45 WIB


Reporter: Teodosius Domina | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Akhirnya pembacaan surat dakwaan tersangka korupsi KTP-elektronik Setya Novanto (Setnov) dibacakan. Untuk dibacakan saja, majelis hakim sebelumnya sempat menskors tiga kali karena Setnov mengeluh sakit dan tidak mau menjawab pertanyaan hakim mengenai identitas terdakwa.

"Setelah majelis bermusyawarah secara bulat, terhadap hasil pemeriksaan dokter dipertimbangkan dan saudara diberi kesempatan dan trnyata sdr tolak, pembacaan dakwaan bisa dilanjutkan," kata hakim Yanto yang menjadi ketua majelis di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (13/12).

Majelis sebelumnya juga telah mempertimbangkan pendapat para pihak, yakni jaksa penuntut umum pada KPK, tim penasihat hukum Setnov, dokter dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), dan dokter yang bekerja di KPK. "Metabolik baik, gula darah terkontrol," kata salah satu dokter dari RSCM.

Dokter lain yang merupakan spesialis penyakit dalam juga berkesimpulan bahwa sistem kardiovaskular Setnov dalam keadaan normal.

Selain itu, jaksa Irene Putri juga sempat mengungkapkan bahwa pada Selasa sore yang lalu Setnov sempat bermain tenis meja. Dengan begitu jaksa berkesimpulan secara kasat mata Setnov dalam keadaan baik.

Namun kuasa hukum Novanto sempat mengotot untuk menghadirkan dokter sendiri sebagai perbandingan. Firman Widjaja, salah satu kuasa hukum Setnov mengaku belum bisa dipercaya dengan dokter yang dihadirkan KPK karena sebagai kuasa hukum timnya tidak langsung dikomunikasikan mengenai pemeriksaan yang dilakukan terhadap Ketua DPR RI non aktif ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×