kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Akhir tahun, ada kapal ilegal ditenggelamkan lagi


Kamis, 18 Desember 2014 / 15:52 WIB
ILUSTRASI. Inflasi domestik diperkirakan nyaman di kisaran target BI sebesar 3% ±1%. /pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/23/02/2022.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menerima tantangan yang disampaikan presiden Joko Widodo (Jokowi), untuk kembali bertindak tegas terhadap illegal fishing. Setelah menenggelamkan tiga kapal ilegal awal bulan ini, pemerintah akan kembali menenggelamkan kapal ilegal di akhir tahun 2014.

Susi tidak menjelaskan berapa jumlah kapal yang sudah disita dan siap ditenggelamkan. Hanya saja, kapal-kapal tersebut masih dalam proses di pengadilan. "Kalau pengadilan memutuskan tenggelamkan, kita tenggelamkan," kata Susi, kamis (18/12) di Jakarta.

Sebelumnya, Jokowi menilai penenggelaman kapal berjalan lambat dan sedikit. Dari 7.000 kapal asing yang diperkirakan berlayar di perairan Indonesia secara ilegal, baru tiga kapal yang ditenggelamkan.

Sesuai perintah Jokowi, Susi juga tidak akan memberikan kapal-kapal itu kepada nelayan Indonesia. "Perintah presiden tenggelamin, gimana," katanya. Andai pengadilan tidak memutuskan penenggelaman kapal, pemerintah akan tetap menyitanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×