kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 6.008   -93,82   -1,54%
  • KOMPAS100 783   -12,60   -1,58%
  • LQ45 591   -7,85   -1,31%
  • ISSI 208   -3,73   -1,76%
  • IDX30 334   -4,20   -1,24%
  • IDXHIDIV20 408   -4,57   -1,11%
  • IDX80 89   -1,47   -1,63%
  • IDXV30 110   -0,80   -0,72%
  • IDXQ30 107   -1,04   -0,97%

Akhir tahun, ada kapal ilegal ditenggelamkan lagi


Kamis, 18 Desember 2014 / 15:52 WIB
ILUSTRASI. Inflasi domestik diperkirakan nyaman di kisaran target BI sebesar 3% ±1%. /pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/23/02/2022.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menerima tantangan yang disampaikan presiden Joko Widodo (Jokowi), untuk kembali bertindak tegas terhadap illegal fishing. Setelah menenggelamkan tiga kapal ilegal awal bulan ini, pemerintah akan kembali menenggelamkan kapal ilegal di akhir tahun 2014.

Susi tidak menjelaskan berapa jumlah kapal yang sudah disita dan siap ditenggelamkan. Hanya saja, kapal-kapal tersebut masih dalam proses di pengadilan. "Kalau pengadilan memutuskan tenggelamkan, kita tenggelamkan," kata Susi, kamis (18/12) di Jakarta.

Sebelumnya, Jokowi menilai penenggelaman kapal berjalan lambat dan sedikit. Dari 7.000 kapal asing yang diperkirakan berlayar di perairan Indonesia secara ilegal, baru tiga kapal yang ditenggelamkan.

Sesuai perintah Jokowi, Susi juga tidak akan memberikan kapal-kapal itu kepada nelayan Indonesia. "Perintah presiden tenggelamin, gimana," katanya. Andai pengadilan tidak memutuskan penenggelaman kapal, pemerintah akan tetap menyitanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×