kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.564   166,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

AHY: Indonesia Terbuka bagi Investor yang Minat Garap Giant Sea Wall


Senin, 02 Desember 2024 / 20:08 WIB
AHY: Indonesia Terbuka bagi Investor yang Minat Garap Giant Sea Wall
ILUSTRASI. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan bahwa Indonesia terbuka bagi investor dunia dalam menggarap proyek tanggul raksasa alias giant sea Wall. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/foc.


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan bahwa Indonesia terbuka bagi investor dunia dalam menggarap proyek tanggul raksasa alias giant sea Wall.

AHY mengungkapkan bahwa inisiatif ini dilakukan demi menekan anggaran belanja negara yang bakal digelontorkan pada mega proyek tersebut.

“Ini perlu perencanaan yang matang dan anggarannya juga tidak sedikit, itu lah mengapa kita mengharapkan hadirnya investasi,” ujarnya saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (2/12).

Baca Juga: Menko AHY Ajak Investor Strategis Ikut Danai Pembangunan Giant Sea Wall

Meski demikian, AHY tak memungkiri, saat ini belum ada investor yang secara resmi mengajukan proposal untuk masuk ke proyek tersebut.

Untuk itu, lanjut AHY, pihaknya bakal melanjutkan koordinasi bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan sejumlah stakeholders terkait.

“Sejauh ini tentu secara resmi belum ada yang bisa kita jelaskan, tapi pada saatnya karena ini juga bukan hanya urusan Kemenko Infrastruktur atau juga urusan PU tetapi juga dengan lintas stakeholder lainnya dan kami mengundang dunia usaha untuk terlibat dalam proyek-proyek seperti ini ke depan,” terangnya.

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggono menyebutkan, dengan minimnya anggaran, maka salah satu proyek infrastruktur besar yakni tanggul laut raksasa alias giant sea wall yang hendak dibangun dari Banten hingga Gresik bakal terkena imbasnya.

Baca Juga: Proyek Giant Sea Wall Masih Dikaji, Prabowo Minta Pendanaan Pakai Skema KPBU

“Giant sea wall itu lebih utamanya untuk Jakarta sebetulnya. Memang iya program besarnya di seluruh pesisir utara Jawa, tapi dengan keterbatasan anggaran pastinya akan kita potong-potong, Jakarta dulu, Semarang dulu,” katanya beberapa waktu lalu.

Asal tahu saja, proyeksi panjang tanggul raksasa giant sea wall yang membentang dari Banten sampai Gresik mencapai 958 kilometer (km).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×