kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.024.000   -25.000   -0,82%
  • USD/IDR 16.960   17,00   0,10%
  • IDX 7.586   -124,85   -1,62%
  • KOMPAS100 1.060   -17,16   -1,59%
  • LQ45 776   -11,77   -1,49%
  • ISSI 267   -5,67   -2,08%
  • IDX30 410   -8,94   -2,13%
  • IDXHIDIV20 507   -8,43   -1,64%
  • IDX80 119   -2,14   -1,77%
  • IDXV30 137   -1,76   -1,26%
  • IDXQ30 133   -2,57   -1,90%

Sebanyak 14.796 Jamaah Umroh Kembali ke Indonesia, KJRI & Kemenhaj Beri Pendampingan


Jumat, 06 Maret 2026 / 15:40 WIB
Sebanyak 14.796 Jamaah Umroh Kembali ke Indonesia, KJRI & Kemenhaj Beri Pendampingan


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kementerian Haji dan Umrah berkolaborasi dengan Tim Fungsi Konsuler KJRI Jeddah terus melakukan pemantauan dan pendampingan terhadap jemaah umrah Indonesia, khususnya pada proses kepulangan melalui Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi.

Berdasarkan laporan pengawasan lapangan yang dilaksanakan oleh Staf Teknis Haji pada Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah pada tanggal 5 Maret 2026, tercatat sebanyak 2.735 jemaah umrah Indonesia telah terpantau dan mendapatkan pendampingan dalam proses kepulangan melalui sejumlah maskapai penerbangan.

Seluruh penerbangan yang dipantau pada hari tersebut dilaporkan berjalan sesuai dengan jadwal keberangkatan.

Dengan demikian, secara kumulatif jumlah jemaah umrah Indonesia yang telah terpantau kembali ke Tanah Air mencapai 14.796 orang, sejak 28 Februari 2026 hingga 5 Maret 2026.

Baca Juga: Timur Tengah Memanas, Pemerintah Tangguhkan Pembahasan Terkait BoP

Selain itu, petugas juga melakukan monitoring terhadap kedatangan jemaah umrah di Bandara Internasional King Abdulaziz. Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat 352 jemaah umrah Indonesia yang tiba dan terpantau oleh petugas di bandara pada periode yang sama.

Dalam proses pengawasan tersebut, tercatat pula 158 jemaah umrah mengalami penundaan atau tertahan dalam proses kepulangan.

Para jemaah tersebut saat ini berada di dua lokasi, yaitu di Kota Jeddah dan Kota Makkah, menunggu penjadwalan ulang penerbangan sesuai dengan pengaturan maskapai dan penyelenggara perjalanan.

M. Ilham Effendy, Staf Teknis Haji pada Kantor Urusan Haji Jeddah, menyampaikan bahwa petugas terus melakukan pemantauan langsung di bandara untuk memastikan proses kepulangan jemaah berjalan dengan baik.

“Petugas terus berada di lapangan untuk memantau langsung proses keberangkatan jemaah umrah Indonesia di Bandara Internasional King Abdulaziz. Kami memastikan jemaah mendapatkan informasi yang jelas serta pendampingan selama proses kepulangan berlangsung,” ujar Ilham, dalam keterangan tertulis, Jumat (6/3/2026).

Ia juga menjelaskan bahwa bagi jemaah yang mengalami penundaan penerbangan, pemerintah terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak agar penanganan dapat berjalan optimal.

Baca Juga: Cadangan Devisa Menyusut, Risiko Konflik Timur Tengah dan Tekanan Rupiah Jadi Ancaman

“Bagi jemaah yang saat ini masih menunggu penjadwalan ulang penerbangan, kami terus melakukan koordinasi dengan maskapai dan penyelenggara perjalanan. Kami memastikan seluruh jemaah tetap mendapatkan pendampingan serta pelayanan yang diperlukan hingga dapat kembali ke Tanah Air dengan aman,” tambahnya.

Kemenhaj melalui perwakilan di Arab Saudi bersama Satgas Bandara terus melakukan pendampingan intensif, koordinasi dengan maskapai penerbangan, serta komunikasi dengan penyelenggara perjalanan umrah guna memastikan seluruh jemaah mendapatkan penanganan yang baik serta dapat kembali ke Tanah Air dengan aman.

Kemenhaj juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pengawasan dan perlindungan terhadap jemaah umrah Indonesia, baik selama berada di Arab Saudi maupun dalam proses kepulangan ke Indonesia.

Kemenhaj mengimbau kepada seluruh jemaah dan keluarga di Tanah Air untuk tetap tenang, karena pemerintah melalui perwakilan di Arab Saudi terus memantau perkembangan di lapangan serta memastikan seluruh jemaah mendapatkan layanan dan pendampingan yang diperlukan.

Baca Juga: Pemerintah Tawarkan Sukuk Ritel SR024 Mulai 6 Maret, Beri Kupon Hingga 5,9%

Tips bagi Jemaah Umrah dalam Proses Kepulangan

Untuk membantu kelancaran proses kepulangan, Kemenhaj memberikan beberapa imbauan kepada jemaah:

  • Pastikan dokumen perjalanan lengkap, termasuk paspor, boarding pass, dan identitas jemaah selalu disimpan dengan baik.
  • Ikuti arahan petugas dan pembimbing perjalanan selama berada di bandara maupun di hotel.
  • Perhatikan informasi penerbangan dari maskapai atau penyelenggara perjalanan, terutama jika terjadi perubahan jadwal.
  • Tetap berada dalam rombongan dan tidak meninggalkan lokasi yang telah ditentukan tanpa koordinasi dengan petugas.
  • Jaga kondisi kesehatan dengan cukup istirahat dan konsumsi air yang cukup selama menunggu proses keberangkatan.

Pemerintah memastikan seluruh proses pengawasan dan pendampingan dilakukan secara maksimal untuk memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik bagi jemaah umrah Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Financial Statement in Action AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026

[X]
×