kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Ahok ingin halte TransJakarta-stasiun KRL nyambung


Rabu, 08 Januari 2014 / 15:22 WIB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani (kiri) dan Menlu Retno LP Marsudi menghadiri Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR - DPD Tahun 2022 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2022). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/hp.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) bekerja sama meningkatkan layanan transportasi massal di Ibu Kota. Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, bentuk kerja sama itu adalah menyambungkan halte bus transjakarta dengan stasiun kereta rel listrik (KRL).

"Kita ingin halte busway semuanya tersambung dengan stasiun KRL. Jadi, pengguna jasa kedua transportasi massal ini tidak perlu keluar macet-macetan," kata Basuki seusai bertemu PT KAI, di Balaikota Jakarta, Rabu (8/1/2014).

Dengan terintegrasinya halte transjakarta dengan stasiun, maka para pengguna jasa KRL bisa melanjutkan perjalanannya menggunakan bus transjakarta. Begitu pula sebaliknya.

Ia menegaskan, penyambungan halte bus transjakarta dengan stasiun KRL tidak akan menggeser halte bus transjakarta yang sudah ada. Untuk penyambungan tersebut, pria yang akrab disapa Ahok itu menginstruksikan Satpol PP serta Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B) untuk mempermudah izin penyambungan.

"Kita enggak akan sampai memindahkan halte, cuma sambungkan halte dengan stasiun saja. Kalau Dinas P2B mengeluarkan izin, maka PT KAI tinggal membangun saja," kata Basuki. (Kurnia Sari Aziza)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×