kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   30.000   1,05%
  • USD/IDR 17.157   13,00   0,08%
  • IDX 7.624   -52,36   -0,68%
  • KOMPAS100 1.056   -6,56   -0,62%
  • LQ45 760   -4,37   -0,57%
  • ISSI 277   0,16   0,06%
  • IDX30 404   -2,51   -0,62%
  • IDXHIDIV20 489   -2,28   -0,46%
  • IDX80 118   -0,60   -0,51%
  • IDXV30 138   1,46   1,07%
  • IDXQ30 129   -0,80   -0,62%

Polisi tolak laporan mahasiswa terhadap Ahok


Selasa, 07 Januari 2014 / 20:25 WIB
ILUSTRASI. Kenaikan dana kelolaan tersebut sejalan dengan kinerja rata-rata reksadana pendapatan tetap sepanjang bulan lalu yang masih positif 0,22%.. KONTAN/Muradi/2020/03/10


Sumber: Warta Kota | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Polda Metro Jaya menolak laporan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) terkait gagasan Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahja Purnama tentang pembuatan lokalisasi prostitusi.

"Setelah dilakukan konsultasi antara pelapor dengan penyidik, ternyata tidak ada pasal yang memadai untuk kesaksiannya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Selasa (7/1/2014).

Rikwanto menyarankan kepada IMM untuk mengambil langkah lain, misalnya dengan menggunakan hak jawab.

Tiga perwakilan IMM datang ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polda Metro Jaya pada Senin (6/1/2014). Laporan mereka dilatarbelakangi gagasan Basuki tentang pembuatan suatu lokalisasi sebagai bagian dari upaya pencegahan penularan HIV/AIDS.

Basuki mengaku ide itu sengaja dilontarkannya untuk sindiran. Ia juga menyadari bahwa rencana tersebut tidak akan diterima oleh banyak kalangan, terutama para pemuka agama. (Laksono Hari Wiwoho)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×