kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Ada dua kasus baru virus corona di Indonesia, begini kronologisnya


Jumat, 06 Maret 2020 / 19:17 WIB
ILUSTRASI. Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Achmad Yurianto yang juga juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona memberikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (6/3/2020). Dalam keterangan persnya


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Tendi Mahadi

Setelah pemeriksaan dilakukan, hasilnya, 2 dari 7 orang tersebut positif terinfeksi covid-19. Dia juga menjelaskan, ketujuh orang tersebut tidak diperiksa secara bersama-sama sehingga 5 orang lainnya masih merupakan suspect.

Suspect yang ada pun masih diisolasi dan pemeriksaan dilakukan secara hati-hati. Menurutnya, pemeriksaan dengan hati-hati diperlukan supaya virus corona ini tidak tersebar ke orang lainnya.

Baca Juga: Karena corona, BKPM lihat potensi penurunan investasi dari China di semester I ini

"Kalau kita mempelajari beberapa kasus di beberapa negara seperti di Vietnam, pemeriksaan bisa sampai 7 kal negatif, ternyata yang kedelapan baru positif. Jadi kita harus hati-hati benar dengan yang ini, tidak begitu saja kita lepas atau kita pulangkan, karena nanti  menjadi sub klaster baru  kalau nanti positif," terang Achmad.

Setelah kasus corona ketiga dan keempat dikonfirmasi, Achmad pun mengatakan pihaknya akan melakukan penelusuran lebih dalam terhadap kasus 3 dan kasus 4 atau sub klaster baru yang tercipta. "Pasti [ada penelusuran sub klaster], karena memang  demikian  prosedur penyelidikannya," ujar Achmad.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×