kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

3 kartu sakti Jokowi, jaga daya beli rakyat miskin


Senin, 03 November 2014 / 14:03 WIB
ILUSTRASI. Kurs Dollar-Rupiah di BCA Hari Ini Senin 22 Mei 2023, Cek Sebelum Tukar Valas./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/02/09/2022.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meluncurkan Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar dan Kartu Keluarga Sejahtera pada Senin (3/11) ini di Jakarta. Menurut Jokowi keberadaan kartu-kartu tersebut merupakan bagian dari rencana kenaikan harga Bahan bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

Jika harga BBM naik, maka efeknya adalah mendorong tingkat inflasi sehingga akan mengganggu daya beli masyarakat miskin. "Kartu ini untuk menjaga daya beli dan yang jelas untuk memberikan pelayanan kesehatan," ujar Jokowi. Namun, Jokowi enggan menjelaskan kapan kenaikan harga BBM bakal diputuskan pemerintah. 

Peluncuran ketiga kartu ini dilakukan di kantor pos pusat, yang berada di sebelah utara Lapangan Banteng, Jakarta. Hadir dalam kesempatan tersebut Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Sosial Khofifah Indar parawansa, Menteri Kesehatan Nila DJuwita F Moeloek, Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar Menengah Anies Baswedan, serta perwakilan dari Bank Indonesia dan PT Kantor Pos.

Untuk tahap pertama, kartu ini akan disebar di wilayah DKI Jakarta. Untuk tahap berikutnya, hingga akhir Desember 2014 akan disebar di 19 provinsi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×