kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Wamenkeu yakin cashflow negara aman, ini alasannya


Rabu, 02 Desember 2015 / 17:49 WIB


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Bendahara negara yakin kondisi arus dana atau cashflow Indonesia masih terjaga dengan baik meski memperkirakan penerimaan pajak meleset dari target. Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo melaporkan hal ini pada Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Rabu (2/12).

Kepada Presiden Jokowi, Mardiasmo mengatakan, pemerintah masih bisa meminimalisasi shortfall atau kekurangan pajak di tahun ini. 

Sebelumnya Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan target penerimaan pajak hingga awal Desember masih minus Rp 400 triliun. Dengan sisa waktu yang ada sulit bagi pemerintah mencapai target penerimaan pajak sebesar Rp 1.294,3 triliun.

Mardiasmo bilang, kekurangan penerimaan pajak saat ini thanya sekitar Rp 300 triliun. Kekurangan itu masih bisa diminimalisir dalam satu bulan terakhir.

Sebab, belajar dari pengalaman sebelumnya, penerimaan pajak bisa sampai Rp 125 triliun di bulan Desember. "Penerimaan trerus berjalan, sudah ada laporan," kata Mardiasmo, Rabu (2/12) di Istana Negara, jakarta.

Meskipun penerimaan minim, pemerintah tidak akan mengerem belanjanya, terutama untuk belanja modal dan gaji pegawai. Mardiasmo mengakui, pihaknya baru saja menyelesaikan pembayaran gaji pegawai negeri sudah diselesaikan.

Sekarang, pemerintah masih fokus merealisasikan belanja modal. Sementara untuk belanja barang akan disesuaikan dengan anggaran yang tersedia. Sampai akhir tahun realisasi belanja diperkirakan mencapai 86% dari target.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×