kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.521   21,00   0,12%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Wali Kota Tangerang Selatan penuhi panggilan KPK


Selasa, 10 Desember 2013 / 10:08 WIB
ILUSTRASI. Pemerintah Kota Shanghai memerintahkan penduduk di sembilan distrik kota untuk tes Covid-19 pada 26 Juli -28 Juli 2022. REUTERS/Aly Song/Files


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany penuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (10/12).

Istri Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan tersebut akan diperiksa tim penyidik KPK sebagai saksi terkait kasus dugaan suap penanganan perkara Kabupaten Lebak di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Begini, saya hadir disini dalam rangka memenuhi panggilan sebagai saksi untuk kasus suap. Makasih ya," kata Airin setibanya di Kantor KPK, Jakarta, Selasa (10/12).

Airin tiba sekitar pukul 9.35 WIB dengan mengenakan baju dan jilbab berwarna putih. Ini kali pertama Airin menjalani pemeriksaan setelah KPK menjadwal ulang pemeriksaan Airin pada Rabu (4/12) lalu.

Pada penjadwalan pertama, adik ipar Gubernur Banten Ratu Atut itu tidak dapat hadir memenuhi panggilan KPK lantaran menghadiri Musrembang Regional se-Jawa Bali.

Dalam kasus Pilkada Lebak, Akil dan seorang advokat Susi Tur Andayani diduga menerima suap dari Wawan. Kini, Akil, Susi, dan Wawan juga telah ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK. Adapun barang bukti suap dalam kasus ini berupa uang Rp 1 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×