kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

Wakil presiden minta pemerintah daerah permudah izin pengembangan panas bumi


Senin, 27 Desember 2010 / 15:28 WIB


Reporter: Hans Henricus | Editor: Edy Can

JAKARTA. Wakil Presiden Boediono meminta pemerintah daerah memperlancar perizinan bagi pengembangan energi panas bumi (geothermal). Sebab, Boediono menilai energi panas bumi sangat penting bagi perekonomian daerah dan ramah lingkungan.

Permintaan Boediono ini disampaikan saat bertemu dengan Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam Irwandi Jusuf dan Gubernur Jawa Barat Akhmad Heriawan. "Jadi, Bapak Wapres menegaskan pentingnya masyarakat memanfaatkan energinya," kata Juru bicara Wakil Presiden (Wapres) Yopie Hidayat usai rapat terbatas tentang geothermal di Istana Wapres, Senin (27/12).

Sebelumnya, Boediono berniat mengembangkan energi panas bumi bagi proyek setrum 1.000 Megawatt. Dalam hal ini, pemerintah akan menugaskan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk membeli listrik tersebut. Pembelian tersebut akan diatur dalam peraturan presiden dan peraturan menteri energi dan sumber daya mineral.

Boedino mengingatkan, peraturan menteri tersebut harus selesai paling lambat awal tahun depan. "Deadline-nya minggu kedua Januari, tadi diingatkan peraturan menteri jangan sampai telat," kata Yopie.

Menteri ESDM Darwin Z. Saleh mengaku sedang menyusun peraturan itu. Menurut Darwin, aturan itu menjadi dasar untuk mempercepat pelaksanaan proyek pembangkit listrik 10.000 Megawatt menjadi dasar pembelian listrik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×