kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.703.000   40.000   1,50%
  • USD/IDR 16.993   76,00   0,45%
  • IDX 9.134   58,47   0,64%
  • KOMPAS100 1.263   7,36   0,59%
  • LQ45 893   3,69   0,41%
  • ISSI 334   4,00   1,21%
  • IDX30 455   2,66   0,59%
  • IDXHIDIV20 538   4,37   0,82%
  • IDX80 141   0,76   0,54%
  • IDXV30 149   1,74   1,18%
  • IDXQ30 146   0,65   0,45%

Wajib Pajak Curhat ke Purbaya: Sudah Bayar Pajak Tapi Masih Dapat SP2DK


Jumat, 24 Oktober 2025 / 18:34 WIB
Wajib Pajak Curhat ke Purbaya: Sudah Bayar Pajak Tapi Masih Dapat SP2DK
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan sejumlah keluhan wajib pajak yang masuk melalui kanal pengaduan  "Lapor Pak Purbaya".

Keluhan itu menyoroti perilaku petugas pajak, khususnya Account Representative (AR) di beberapa Kantor Pelayanan Pajak (KPP), yang dinilai bertindak tidak profesional saat menerbitkan Surat Permintaan Penjelasan atas Data dan/atau Keterangan (SP2DK).

Salah satu pesan yang dibacakan Purbaya berisi protes keras terhadap tindakan AR yang dianggap sewenang-wenang.

"Lapor pak, untuk AR jangan seenaknya sendiri kalau nerbitin SP2DK. Suratnya dikasih, belum ini, belum ini. Padahal tiap bulan laporan PPh 21 karyawan bayar pajak, PPh 25 Badan bayar pajak, PPh 25 OP untuk direktur. Program PPS.  Dulu juga sudah ikut untuk OP, masih saja dapat surat. Bikin risih ngancamnya," ujar Purbaya saat membacakan keluhan wajib pajak, Jumat (24/10/2025).

Baca Juga: Biang Kerok Masalah Coretax, Purbaya Ungkap Programer dari LG Hanya Lulusan SMA

Keluhan itu juga menyinggung perilaku AR yang dianggap arogan dalam menghadapi wajib pajak.

Selain itu, ada pula laporan dari wajib pajak di Semarang yang menuding adanya oknum pegawai pajak yang memeras perusahaan.

"Perusahaan saya disuruh bayar Rp 300 juta tahun ini. Tolong ditindaklanjuti, padahal perusahaan saya taat pajak. Tapi pegawai pajak tersebut bilang, kami tidak taat pajak. Pegawai mencari-cari kesalahan," kata Purbaya saat membacakan keluhan tersebut.

Menanggapi berbagai laporan tersebut, Purbaya mengaku prihatin dan menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti setiap aduan masyarakat.

"Follow up ya. Ternyata memang ada ya masih ada begitu ya," kata Purbaya.

Baca Juga: Purbaya Geram Petugas Pajak Tagih Rp 300.000 Jam 5 Pagi: Tidak Masuk Akal Alasannya!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×