kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.690.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Viral foto diduga meteor jatuh di puncak Gunung Merapi, begini kata Lapan


Sabtu, 29 Mei 2021 / 08:07 WIB
ILUSTRASI. Warga menyaksikan aktivitas guguran awan panas kecil Gunung Merapi di Balerante, Kemalang, Klaten, Jawa Tengah, Selasa (26/2/2019). ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho.


Sumber: Kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

"Kalau dilihat dari fotonya, sepertinya betul itu meteor," ujar Emmanuel kepada Kompas.com, Jumat (28/5/2021). 

Terkait warna cahaya yang dipancarkan, Emmanuel menjelaskan, benda yang diduga meteor itu memancarkan warna biru kehijauan (cyan) karena membawa kandungan magnesium. 

Tak hanya warna cyan, ada beragam warna yang dihasilkan dari suatu benda antariksa yang jatuh ke Bumi. "Bisa bermacam-macam warnanya, tergantung unsur penyusun material yang terbakar di atmosfer," lanjut dia. 

Berikut makna setiap warna yang dihasilkan dari meteor: 

  • Merah, artinya meteor mengandung unsur nitrogen/oksigen 
  • Kuning, artinya meteor mengandung unsur iron 
  • Ungu, artinya meteor mengandung unsur kalsium 
  • Oranye, artinya meteor mengandung unsur sodium 
  • Cyan, artinya meteor mengandung unsur magnesium 

Perbedaan warna dan makna ini, menurut Emmanuel, ketika meteor terbakar saat menembus atmosfer dan menghasilkan warna mirip seperti percobaan kimia di laboratorium. 

Ia menambahkan, berbagai jenis bahan dibakar bisa menghasilkan warna api yang berbeda. 

"Demikian juga kalau ada meteoroid masuk atmosfer Bumi dan terbakar akibat pergeseran dengan atmosfer, bisa menghasilkan pendar warna yang berbeda-beda," ujar dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ramai Foto Diduga Meteor Jatuh di Puncak Gunung Merapi, Ini Penjelasan Lapan"

Penulis: Retia Kartika Dewi
Editor: Sari Hardiyanto

Selanjutnya: Viral SMS gempa magnitudo 8,5 dan berpotensi tsunami, ini penjelasan BMKG

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×