kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.710.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.876   93,00   0,52%
  • IDX 6.268   -97,49   -1,53%
  • KOMPAS100 822   -13,16   -1,58%
  • LQ45 626   -8,34   -1,31%
  • ISSI 217   -4,16   -1,89%
  • IDX30 351   -4,37   -1,23%
  • IDXHIDIV20 429   -5,35   -1,23%
  • IDX80 94   -1,42   -1,49%
  • IDXV30 118   -1,74   -1,46%
  • IDXQ30 112   -1,22   -1,08%

Utang pemerintah jadi tumpuan perekonomian saat ini


Selasa, 16 Juni 2020 / 20:53 WIB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat melakukan konferensi pers daring, Selasa (16/6).


Penulis: Venny Suryanto, Rahma Anjaeni, Yusuf Imam Santoso | Editor: Adinda Ade Mustami

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Tekanan pada perkonomian dalam yang berasal dari pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) belum usai. Salah satunya, tercermin kinerja penerimaan pajak yang semakin memble.

Konsekuensinya, penerintah mengandalkan utang untuk membiayai perekonomian. Termasuk untuk penanganan dampak dari wabah virus tersebut.

Kementerian Keuangan (Kemkeu) mencatat, realisasi penerimaan pajak sepanjang Januari-Mei 2020 sebesar Rp 444,6 triliun. Angka ini turun 10,8% year on year (yoy).

Baca Juga: Tertekan dalam, penerimaan pajak Januari-Mei 2020 turun 10,8%

"Seluruh sektor mengalami tekanan yang hampir serupa, yaitu menurunnya penyerahan barang dan jasa," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat konferensi pers virtual, Selasa (16/6).

Setidaknya, ada lima hal yang menjadi batu sandungan penerimaan pajak. Pertama, kontraksi kegiatan impor dan perlambatan penyerahan barang dalam negeri menekan sektor manufaktur dan sektor perdagangan. 

Baca Juga: DDTC: Kontraksi PPN mengonfirmasi pelemahan konsumsi

Kedua, penerimaan dari sektor keuangan juga mulai terpukul oleh perlambatan kredit dan meningkatnya kredit macet alias non performing loan (NPL). Ketiga, penurunan harga komoditas masih berlanjut sehingga semakin menekan sektor pertambangan.

Keempat, penurunan kegiatan konstruksi dan penjualan properti masih menekan sektor konstruksi dan real estat. Kelima, penurunan pengguna transportasi dan pembangunan sarana penunjang masih terus menggerus penerimaan sektor transportasi dan pergudangan.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×