kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Utang Luar Negeri Indoensia Turun Jadi US$ 432,5 Miliar Pada Juli 2025


Senin, 15 September 2025 / 12:37 WIB
Utang Luar Negeri Indoensia Turun Jadi US$ 432,5 Miliar Pada Juli 2025
ILUSTRASI. Utang luar negeri Indonesia pada Juli 2025 tercatat US$ 432,5 miliar, turun dibandingkan dengan posisi ULN pada Juni 2025 US$ 434,1 miliar.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Juli 2025 menurun.

Bank Indonesia (BI) mencatat, posisi utang luar negeri Indonesia pada Juli 2025 tercatat sebesar US$ 432,5 miliar, menurun dibandingkan dengan posisi ULN pada Juni 2025 sebesar US$ 434,1 miliar.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso menyampaikan, acara tahunan, ULN Indonesia tumbuh 4,1% year on year (yoy), melambat dibandingkan pertumbuhan 6,3% yoy pada Juni 2025.

“Perkembangan tersebut terutama bersumber dari perlambatan pertumbuhan ULN sektor publik,” tutur Denny dalam keterangannya, Senin (15/9/2025).

Baca Juga: Pertumbuhan ULN Indonesia Triwulan II-2025 Melambat Seiring Kontraksi Sektor Swasta

Selain itu, posisi ULN Juli 2025 juga dipengaruhi oleh faktor penguatan mata uang dolar AS terhadap mayoritas mata uang global, termasuk nilai tukar rupiah.

Lebih rinci, posisi ULN pemerintah pada Juli 2025 tercatat sebesar US$ 211,7 miliar, atau tumbuh sebesar 9,0% yoy, lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan 10,0% yoy pada Juni 2025. Perkembangan tersebut dipengaruhi oleh perlambatan pertumbuhan posisi pinjaman luar negeri dan surat utang pemerintah.

Sementara itu, ULN swasta pada Juli 2025 tercatat stabil dibandingkan bulan sebelumnya pada kisaran US$ 195,6 miliar, atau mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 0,3% yoy, relatif sama dengan kontraksi pada bulan sebelumnya.

Melihat perkembangan ULN tersebut, Denny menyampaikan bahwa struktur ULN Indonesia tetap sehat, didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya.

Baca Juga: Posisi Utang Luar Negeri Indonesia per Mei 2025 Tumbuh Lebih Rendah

Hal ini tecermin dari rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang turun menjadi 30,0% pada Juli 2025 dari 30,5% pada Juni 2025, serta dominasi ULN jangka panjang dengan pangsa 85,5% dari total ULN.

“Dalam rangka menjaga agar struktur ULN tetap sehat, Bank Indonesia dan Pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN,” ungkaonya.

Sejalan dengan itu, Denny juga menyampaikan bahawa peran ULN juga akan terus dioptimalkan untuk menopang pembiayaan pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan dengan meminimalkan risiko yang dapat mempengaruhi stabilitas perekonomian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×