kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.357.000 -0,07%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Usai Menang Pilpres, Prabowo Subianto Akan Kunjungi China Bertemu Xi Jinping


Sabtu, 30 Maret 2024 / 04:28 WIB
Usai Menang Pilpres, Prabowo Subianto Akan Kunjungi China Bertemu Xi Jinping
ILUSTRASI. Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto akan mengunjungi Tiongkok mulai Minggu hingga Selasa dan bertemu dengan Presiden Xi Jinping.


Reporter: Khomarul Hidayat | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto akan mengunjungi Tiongkok mulai Minggu hingga Selasa dan bertemu dengan Presiden Xi Jinping. Ini merupakan kunjungan luar negeri pertama Prabowo sejak ia meraih kemenangan pemilihan presiden (pilpres).

Kementerian Luar Negeri Tiongkok pada Jumat (29/3) mengumumkan kunjungan Prabowo.

Juru bicara kementerian China Lin Jian mengatakan dalam konferensi pers bahwa kedua negara mewakili negara-negara berkembang dan secara tradisional memiliki hubungan persahabatan yang kuat.

"Melalui kunjungan Prabowo, kami berharap dapat memperdalam kerja sama strategis secara menyeluruh dan menciptakan model pembangunan bersama,” tambah Lin seperti dikutip Nikkei Asia.

Baca Juga: Gerindra: Prabowo itu seperti The New Soekarno

Presiden Joko Widodo (Jokowo) telah berusaha menjaga hubungan netral dengan negara-negara besar, dengan menyatakan bahwa hubungan baik dengan semua pihak adalah demi kepentingan nasional.

Indonesia terletak di tengah jalur laut Indo-Pasifik untuk perdagangan internasional, dan Tiongkok telah menyadari pentingnya hal ini dari perspektif geopolitik.

Pada tanggal 20 Maret, Xi Jinping mengirimkan telegram ucapan selamat kepada Prabowo.

Xi Jinping menyatakan ia sangat mementingkan perkembangan hubungan Tiongkok-Indonesia dan berharap dapat bekerja sama dengan presiden terpilih Prabowo Subianto untuk mencapai prestasi yang lebih besar dalam membangun komunitas yang memiliki rasa kebersamaan di masa depan, menurut kantor berita Xinhua.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×