Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menaikkan tarif global dari 10% menjadi 15% untuk seluruh impor di semua negara.
Juru Bicara Kemenko Perekonominan, Haryo Limanseto menegaskan belum ada rencana negosiasi ulang terkait penerapan tarif AS kepada produk Indonesia.
Menurutnya, Agreement on Reciprocal Trade (ART) atau kesepakatan tarif resiprokal yang berlaku saat ini masih mengacu pada tarif lama yang baru ditandatangani pada Kamis (19/2/2026) waktu AS.
Baca Juga: Tagih Pajak, Ditjen Pajak Bekukan Akses Layanan 29 Wajib Pajak
"ART masih berproses sesuai kesepakatan kedua belah pihak, karena belum langsung berlaku juga saat ini," kata Haryo pada Kontan, Senin (23/2/2026).
Namun begitu, Haryo menegaskan pemerintah tetap meminta agar produk yang mendapatkan tarif 0% tetap mengacu pada kesepakatan ART beberapa waku lalu.
Haryo juga menegaskan pemerintah menghormati proses yang terjadi di dalam AS dan siap menghadapi semua kemungkinan yang berkembang.
"Indonesia akan selalu mempertimbangkan kepentingan nasional ke depannya," ujar Haryo.
Donald Trump menyatakan pada Sabtu (21/2/2026) akan menaikkan tarif sementara atas impor ke Amerika Serikat dari semua negara dari 10% menjadi 15%. Tarif sementara ini sebelumnya diberlakukan setelah Mahkamah Agung AS membatalkan program tarif andalannya yang didasarkan pada undang-undang darurat ekonomi.
Merasa marah atas putusan pengadilan tinggi tersebut, Trump pada Jumat memerintahkan tarif 10% secara langsung atas semua impor, di samping tarif yang sudah ada. Undang-undang yang berlaku memungkinkan Presiden mengenakan tarif hingga 15% selama 150 hari, meskipun langkah ini berpotensi menghadapi tantangan hukum.
Selama periode tersebut, pemerintahannya akan menyiapkan tarif baru yang "secara hukum dapat diterapkan," kata Trump.
Baca Juga: Indonesia Akan Impor Beras Khusus 1.000 Ton dari AS, Ini Kata Ekonom
“Saya, sebagai Presiden United States of America, secara efektif segera menaikkan tarif dunia 10% atas negara-negara yang selama puluhan tahun telah mengambil keuntungan dari AS tanpa pembalasan (hingga saya hadir!), menjadi level 15% yang sepenuhnya diperbolehkan dan diuji secara hukum,” ujar Trump.
Selanjutnya: Katalog Promo Alfamidi Hemat Satu Pekan Periode 23 Februari-1 Maret 2026
Menarik Dibaca: Katalog Promo Alfamidi Hemat Satu Pekan Periode 23 Februari-1 Maret 2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)