kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Tren Peningkatan Penjualan Ritel Akan Terus Berlanjut, Ini Pendorongnya


Jumat, 10 November 2023 / 13:36 WIB
Tren Peningkatan Penjualan Ritel Akan Terus Berlanjut, Ini Pendorongnya
ILUSTRASI. Pengunjung berbelanja di salah satu gerai ritel di Jakarta, Rabu (27/9/2023).  (KONTAN/Fransiskus Simbolon)


Reporter: Bidara Pink | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja penjualan eceran nampak meningkat pada awal kuartal IV-2023. Hasil Survei Penjualan Eceran Bank Indonesia (BI) menunjukkan, Indeks Penjualan Riil (IPR) Oktober 2023 sebesar 296,3 atau naik dari 201,1 pada bulan September 2023. 

Pun bila dibandingkan dengan IPR Oktober 2022 yang sebesar 202,7, IPR pada Oktober tahun ini juga lebih tinggi. 

Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual optimistis, tren pertumbuhan yang positif ini akan berlanjut hingga akhir tahun 2023.  Pasalnya, ia yakin akan ada perbaikan daya beli dan juga keyakinan masyarakat pada akhir tahun, sehubungan dengan aksi yang dilakukan oleh pemerintah. 

"Mulai Oktober 2023, ada belanja pemerintah yang mulai kuat. Ini memberikan efek multiplier yang kuat, bahkan hingga akhir tahun 2023," terang David kepada Kontan.co.id, Kamis (9/11). 

Baca Juga: Kondisi Likuiditas Dolar AS Dinilai Berpengaruh pada Daya Tarik Obligasi Pemerintah

Ini mengingat pola musiman, yaitu biasanya belanja pemerintah ngegas pada akhir tahun untuk mengejar realisasi belanja dalam APBN.  Nah, percepatan realisasi belanja ini biasanya termasuk dengan realisasi bantuan bagi masyarakat menengah bawah untuk menjaga daya beli dan konsumsi mereka. 

Kemudian, David juga melihat adanya momen Natal dan Tahun Baru bisa mendorong permintaan masyarakat untuk berbelanja. 

Plus, akan ada tunjangan hari raya (THR) yang diberikan oleh sebagian perusahaan yang juga akan mampu mendorong masyarakat untuk melakukan konsumsi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×