kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.063   3,00   0,02%
  • IDX 5.419   90,64   1,70%
  • KOMPAS100 699   13,16   1,92%
  • LQ45 545   8,81   1,64%
  • ISSI 185   3,93   2,16%
  • IDX30 305   4,32   1,43%
  • IDXHIDIV20 398   4,53   1,15%
  • IDX80 81   1,51   1,91%
  • IDXV30 111   1,39   1,27%
  • IDXQ30 101   1,50   1,51%

TNI Angkatan Udara sebut drone telah menjadi ancaman signifikan dan masif


Senin, 10 Februari 2020 / 15:54 WIB
ILUSTRASI. Foto handout Angkatan Udara AS yang tak bertanggal dari pesawat RQ-4 Global Hawk (drone) tanpa awak


Sumber: Kompas.com | Editor: Noverius Laoli

Ia mengatakan, TNI AU perlu mewaspadai munculnya berbagai bentuk ancaman udara modern, baik yang memiliki daya jangkau, kecepatan, hingga daya hancur tinggi yang sewaktu-waktu dapat mengancam keamanan dan keselamatan bangsa dan negara.

Karena itu, teknologi kedirgantaraan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan militer. Di sisi lain, Tamsil berharap rakor intel TNI AU dapat meningkatkan kemampuan SDM personel intelijen TNI AU.

Baca Juga: Sri Mulyani bilang bapak-bapak ciptakan ketidakpastian global, kenapa?

"Untuk memiliki wawasan yang memadai tentang perkembangan ancaman udara, sistem pertahanan udara nasional dan strategi intelijen TNI AU," kata dia. (Achmad Nasrudin Yahya)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "TNI AU: Drone Telah Jadi Ancaman Signifikan dan Masif"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×