kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

TNI Angkatan Udara sebut drone telah menjadi ancaman signifikan dan masif


Senin, 10 Februari 2020 / 15:54 WIB
ILUSTRASI. Foto handout Angkatan Udara AS yang tak bertanggal dari pesawat RQ-4 Global Hawk (drone) tanpa awak


Sumber: Kompas.com | Editor: Noverius Laoli

Ia mengatakan, TNI AU perlu mewaspadai munculnya berbagai bentuk ancaman udara modern, baik yang memiliki daya jangkau, kecepatan, hingga daya hancur tinggi yang sewaktu-waktu dapat mengancam keamanan dan keselamatan bangsa dan negara.

Karena itu, teknologi kedirgantaraan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan militer. Di sisi lain, Tamsil berharap rakor intel TNI AU dapat meningkatkan kemampuan SDM personel intelijen TNI AU.

Baca Juga: Sri Mulyani bilang bapak-bapak ciptakan ketidakpastian global, kenapa?

"Untuk memiliki wawasan yang memadai tentang perkembangan ancaman udara, sistem pertahanan udara nasional dan strategi intelijen TNI AU," kata dia. (Achmad Nasrudin Yahya)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "TNI AU: Drone Telah Jadi Ancaman Signifikan dan Masif"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×