kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

TKI Terancam Pulang Kampung


Selasa, 17 Maret 2009 / 09:02 WIB


Sumber: KONTAN |

JAKARTA. Krisis ekonomi dunia menyebabkan banyak Tenaga Kerja Indonesia (TKI) terancam balik kampung akibat kehilangan pekerjaan. Karena itulah, Pemerintah gencar mencari pasar untuk TKI di kawasan lain. Salah satu negara yang sedang pemerintah lobi untuk penempatan TKI lewat mekanisme antar pemerintah (G to G) adalah Jerman.

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Erman Suparno yang sedang berkunjung ke Jerman menyatakan, Pemerintah memang bernafsu menempatkan TKI di kawasan Eropa, khususnya Jerman. Ia menyatakan pasar tenaga kerja Jerman sebenarnya terbuka untuk TKI yang terdidik dan terlatih. ”Indonesia memiliki banyak tenaga kerja terampil siap pakai yang bisa mengisi lowongan pekerjaan di Jerman," katanya dalam keterangan pers tertulis.

Beberapa sektor industri yang berpotensi dimasuki TKI adalah sektor medis dan keperawatan, perhotelan, serta pertambangan migas.

Sampai saat ini kerjasama ketenagakerjaan Indonesia dengan Jerman baru sebatas pemberian beasiswa dari HGS Singen dan GTZ (German Technical Cooperation) untuk instruktur Balai Latihan Kerja di bidang otomotif.

Pemerintah berharap kerjasama pengiriman TKI ini bisa diwujudkan sebagai bagian dari corporate social responsibility (CSR) perusahaan perusahaan Jerman yang ada di Indonesia.

"Saat ini ada 250 perusahaan Jerman yang beroperasi di Indonesia. Kami berharap pemerintah Jerman mendorong upaya pemberian kesempatan kerja oleh perusahaan-perusahaan ini sebagai bagian dari pelaksanaan CSR mereka," kata Erman.

Menakertrans Erman dijadwalkan akan bertemu dengan Menteri Tenaga Kerja dan Sosial Jerman Olaf Scholz.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×