kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   19.000   0,67%
  • USD/IDR 17.086   37,00   0,22%
  • IDX 6.973   -16,69   -0,24%
  • KOMPAS100 958   -6,57   -0,68%
  • LQ45 702   -6,20   -0,88%
  • ISSI 249   -0,36   -0,14%
  • IDX30 383   -5,54   -1,43%
  • IDXHIDIV20 473   -8,87   -1,84%
  • IDX80 108   -0,78   -0,72%
  • IDXV30 131   -2,06   -1,55%
  • IDXQ30 124   -2,20   -1,74%

Tim Indonesia dipaksa mundur dari All England 2021, ini kata Kemenpora


Kamis, 18 Maret 2021 / 10:54 WIB
ILUSTRASI. All England Open Badminton Championships


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Indonesia meminta para atlet legawa menerima keputusan Pemerintah Inggris yang mengharuskan tim Merah Putih mundur dari All England 2021.

Para pebulu tangkis Indonesia dipaksa mundur dari All England 2021 pada Kamis (18/3/2021) pagi WIB. Keputusan itu diambil BWF setelah menerima imbauan dari Pemerintah Inggris yang mengharuskan tim Indonesia menjalani karantina berdasarkan hasil tracking Covid-19.

Dilaporkan, ada satu penumpang terkonfirmasi positif Covid-19 dalam pesawat yang ditumpangi tim bulu tangkis Indonesia dari Instanbul ke Birmingham pada Sabtu (13/3/2021).

Baca Juga: Sedih, tim bulu tangkis Indonesia harus mundur dari All England 2021, ini sebabnya

Sesuai dengan regulasi pemerintah Inggris, jika berada pada satu pesawat yang sama dengan orang yang positif Covid-19, penumpang lain diharuskan menjalani isolasi selama 10 hari.

Tim Indonesia pun terpaksa mundur dan menjalani isolasi sampai tanggal 23 Maret 2021 di Crowne Plaza Birmingham City Centre.

Kemenpora pun telah berkomunikasi dengan pihak Kedutaan Indonesia di Inggris terkait kejadian yang menimpa tim Merah Putih di All England.

"Kemenpora, pagi ini sekitar pukul 07.00 dan 07.35, baru saja berkomunikasi langsung dengan Wakil Kepala Perwakilan KBRI, Bapak Khasan Ashari, di London, atas sepengetahuan Pak Desra Percaya, Dubes RI London, terkait kejadian yang menimpa atlet Indonesia di All England," tulis keterangan resmi Kemenpora yang diterima Kompas.com, Kamis pagi.

Seusai menjalin komunikasi dengan pihak kedutaan, Kemenpora pun menyatakan bahwa atlet Indonesia harus menerima keputusan dari Pemerintah Inggris tersebut dengan legawa.




TERBARU

[X]
×