kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Tiba-tiba Prabowo potong jawaban Surya Paloh saat ditanya soal Gerindra jadi oposisi


Senin, 14 Oktober 2019 / 10:19 WIB
Tiba-tiba Prabowo potong jawaban Surya Paloh saat ditanya soal Gerindra jadi oposisi
ILUSTRASI. Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kedua kiri) didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung (kedua kanan) menyapa wartawan saat tiba untuk melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta, Sabtu (13/7/2019).

Reporter: kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh bertemu di kediaman Surya Paloh di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu (13/10).

Usai pertemuan, Prabowo dan Surya ditanya sejumlah pertanyaan oleh wartawan yang hadir. Salah satu jurnalis menanyakan pendapat Surya, apakah sebaiknya Gerindra tetap di oposisi atau bergabung di pemerintahan.

Saat hendak menjawab pertanyaan itu, Prabowo menahan Surya. "Kalau suasana batin saya malam ini, terus terang saja...," ucap Surya tertahan.

Baca Juga: Nasdem dan Gerindra sepakat amandemen UUD 1945 secara menyeluruh

Prabowo tampak menahan Surya dengan tangannya. Sejumlah kader Gerindra dan NasDem yang berada di sekeling keduanya terdengar tertawa.

"Gini...gini...gini. Sebelum menjawab, di dalam atau di luar kita akan tetap menjaga keutuhan dan kepentingan bangsa dan negara di atas segalanya," ujar Prabowo.

Surya kemudian melanjutkan jawaban yang sempat tertahan. "Kalau suasana batin, sama saja apa yang dikatakan Mas Prabowo, itulah yang terbaik," ujar Surya.

Prabowo menambahkan, baik di dalam maupun di luar pemerintahan, dia akan bekerja untuk merah putih. Keduanya kemudian berpelukan.

Baca Juga: Di depan Jokowi, Prabowo tegaskan siap bantu pemerintah

Namun, sebelum meninggalkan awak media, Prabowo terdengar berseloroh mengucap sesuatu. "Kalau enggak, enggak selesai-selesai ini," ujar dia.

Tidak bahas posisi menteri

Hanya, Surya Paloh membantah pertemuannya dengan Prabowo membahas posisi menteri di kabinet Presiden Joko Widodo jilid kedua. "Sama sekali enggak ada (bahas menteri), tapi kalau tanya apa hal yang paling banyak dibicarakan? Bagaimana kedua potensi kedekatan, saya dan Prabowo satu," ujarnya.

Surya menambahkan, dalam pertemuan, ia dan Prabowo menemukan banyak kesamaan dan kesepakatan dalam membangun Indonesia. Karena itu, dia berkomitmen dengan Prabowo untuk menyatukan kedua kekuatan antara NasDem dan Gerindra untuk mendukung Pembangunan.

"Potensi kelebihan, kekuatan Mas Prabowo, potensi kekuatan pada diri ini. Kalau ini disatukan untuk memberikan sesuatu yang lebih berarti bagi percepatan progres pembangunan, kehidupan bangsa kita dengan politik gagasan untuk membangun institusi politik ini lebih kuat," ucap Surya.

Baca Juga: Partai Gerindra dinilai punya peluang besar masuk kabinet, ini tiga alasannya

"Malam ini pun saya harus katakan, dengan segala kekurangan kami berdua, tekad kami, kami ingin negeri ini maju. Kami mau persahabatan yang pernah dan tetap ada pada diri kami ini merupakan modal besar untuk membangun kehidupan kebangsaan ini. Ini harapan kami," lanjut dia.

Penulis: David Oliver Purba

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tiba-tiba Prabowo Potong Jawaban Surya Paloh Saat Ditanya soal Gerindra Jadi Oposisi atau Ikut Pemerintah"




TERBARU
Terpopuler

×