kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Mendag Thomas tegaskan TPP bisa dinegosiasikan


Selasa, 16 Februari 2016 / 09:44 WIB
Mendag Thomas tegaskan TPP bisa dinegosiasikan


Sumber: Antara | Editor: Sanny Cicilia

CALIFORNIA. Menteri Perdagangan Thomas Lembong menegaskan masih akan menegosiasikan keuntungan jika bergabung dengan blok dagang Trans Pacific Partnership. Dia membantah, Indonesia tak bisa lagi menegosiasikan kepentingan terhadap 12 negara yang sudah bergabung dalam TPP. 

"TPP tidak bisa dinego lagi, itu tidak benar. Pasti masih bisa dinego lagi," kata Thomas Lembong di Miramonte Resort, Indian Wells, California, Senin pagi waktu setempat (15/2). 

Thomas yang mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan kerja ke Amerika Serikat (AS) menyatakan, TPP masih bisa mengakomodasi usulan tambahan dari para calon anggotanya.

"Setiap negara punya keistimewaan sendiri-sendiri punya syarat sendiri-sendiri dan yang namanya FTA (perdagangan bebas) itu selalu negotiable yang harus disesuaikan dengan anggota-anggota yang ingin masuk," katanya.

Dia berjanji tetap mengedepankan kepentingan nasional ketika mempertimbangkan untuk bergabung dengan TPP. 

"Alasan kita mau masuk tentunya untuk kepentingan nasional, untuk mengangkat perekonomian, lapangan kerja. Dan Presiden sudah tegas dan jelas memerintahkan kami untuk nego yang benar untuk membela kepentingan nasional," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×