kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.543   43,00   0,25%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Mendag Thomas tegaskan TPP bisa dinegosiasikan


Selasa, 16 Februari 2016 / 09:44 WIB


Sumber: Antara | Editor: Sanny Cicilia

CALIFORNIA. Menteri Perdagangan Thomas Lembong menegaskan masih akan menegosiasikan keuntungan jika bergabung dengan blok dagang Trans Pacific Partnership. Dia membantah, Indonesia tak bisa lagi menegosiasikan kepentingan terhadap 12 negara yang sudah bergabung dalam TPP. 

"TPP tidak bisa dinego lagi, itu tidak benar. Pasti masih bisa dinego lagi," kata Thomas Lembong di Miramonte Resort, Indian Wells, California, Senin pagi waktu setempat (15/2). 

Thomas yang mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan kerja ke Amerika Serikat (AS) menyatakan, TPP masih bisa mengakomodasi usulan tambahan dari para calon anggotanya.

"Setiap negara punya keistimewaan sendiri-sendiri punya syarat sendiri-sendiri dan yang namanya FTA (perdagangan bebas) itu selalu negotiable yang harus disesuaikan dengan anggota-anggota yang ingin masuk," katanya.

Dia berjanji tetap mengedepankan kepentingan nasional ketika mempertimbangkan untuk bergabung dengan TPP. 

"Alasan kita mau masuk tentunya untuk kepentingan nasional, untuk mengangkat perekonomian, lapangan kerja. Dan Presiden sudah tegas dan jelas memerintahkan kami untuk nego yang benar untuk membela kepentingan nasional," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×