kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Terdakwa Asep Menyesal Terlalu Loyal Pada Atasan


Rabu, 26 November 2008 / 14:28 WIB


Reporter: Aprillia Ika

JAKARTA. Terdakwa kasus korupsi proyek Kegiatan Pembinaan dan Pengembangan Sarana Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Barat (DKP Jabar) Tahun Anggaran 2006, Asep Hartiyoman membacakan pleidoi pembelaan dalam sidang lanjutan kasus tersebut di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (PN  Tipikor) Jakarta Pusat (26/11).  


Dalam pleidoi tersebut, Asep mengaku menyesal telah terlalu patuh kepada atasannya, Kepala Dinas Perikanan Jawa Barat, Ir. Darsono. "Tidak ada niatan saya untuk berbuat salah. Yang saya lakukan hanyalah taat kepada perintah atasan. Itulah hal terbodoh yang pernah saya lakukan," ujar Asep terbata-bata.  

Asep juga mengaku sangat terbebani ketika Darsono memintanya untuk memenangkan rekanan dari Jakarta, David K Wiranata, Dirut PT Buntala Bersaudara Darmaja. Namun, Asep mengaku patuh memenangkan David lantaran jejak rekam David dalam bantuan tsunami telah teruji. Selain itu, David  merupakan orang dekat Menteri Kelautan Freddi Numberi.  

Asep mengaku, merasa sangat menyesal atas perbuatan yang dilakukannya. Pasalnya Asep merasa harus membayar mahal atas tindakannya yang patuh terhadap perkataan atasannya.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×