kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.930   30,00   0,17%
  • IDX 6.316   -24,47   -0,39%
  • KOMPAS100 834   -5,35   -0,64%
  • LQ45 631   -5,49   -0,86%
  • ISSI 217   -0,78   -0,36%
  • IDX30 356   -2,80   -0,78%
  • IDXHIDIV20 440   -3,20   -0,72%
  • IDX80 95   -0,75   -0,78%
  • IDXV30 118   -0,48   -0,40%
  • IDXQ30 114   -0,98   -0,85%

Tarif listrik naik, inflasi Maret diramal tinggi


Rabu, 01 Maret 2017 / 17:46 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih mengatakan, penurunan harga gabah bulan lalu yang berpotensi menurunkan harga beras, belum tentu bisa mengompensasi kenaikan tarif dasar listrik (TDL) tahap kedua yang berlaku per hari ini.

Menurut Lana, kenaikan TDL sebagai konsekuensi pencabutan subsidi listrik dilakukan PLN dalam tiga tahap. Tak hanya itu, PLN juga membagi jumlah pelanggan berdaya 900 VA yang mengalami kenaikan TDL menjadi tiga bagian.

"1/3 pelanggan sudah mengalami kenaikan 32% di tahap pertama sehingga di tahap kedua ini ada 2/3 pelanggan yang mengalami kenaikan TDL dan 1/3-nya merasakan kenaikan tarif yang terakumulasi dari awal kenaikan menjadi 64%," kata Lana, Rabu (1/3).

Oleh karena itu menurut Lana, semakin banyak pelanggan yang mendapatkan tekanan TDL maka potensi penurunan daya beli semakin besar. Lana memperkirakan, peluang deflasi di bulan ini sangat kecil.

"Mungkin inflasi antara 0,3%-0,5%, kecuali ada tekanan di harga pangan," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×