kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.831.000   -26.000   -0,91%
  • USD/IDR 17.050   58,00   0,34%
  • IDX 6.972   -54,39   -0,77%
  • KOMPAS100 962   -9,23   -0,95%
  • LQ45 705   -9,94   -1,39%
  • ISSI 250   -0,94   -0,37%
  • IDX30 387   -1,92   -0,49%
  • IDXHIDIV20 481   -2,16   -0,45%
  • IDX80 108   -1,29   -1,18%
  • IDXV30 132   -0,83   -0,62%
  • IDXQ30 126   -0,88   -0,69%

Tarif efektif PPN untuk produk pertanian tertentu turun menjadi 1%


Selasa, 04 Agustus 2020 / 18:53 WIB
ILUSTRASI. Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu, Febrio Nathan Kacaribu


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Noverius Laoli

Penggunaan mekanisme nilai lain dan penunjukan badan usaha industri sebagai pemungut PPN diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 89/PMK.010/2020 tentang Nilai Lain Sebagai Dasar Pengenaan Pajak Atas Barang Hasil Pertanian Tertentu.

Sebelumnya, Pemerintah pernah memberikan fasilitas perpajakan bagi sektor pertanian berupa pembebasan PPN melalui PP 12 Tahun 2001 stdtd. PP 31 tahun 2007.

Baca Juga: Tekan peredaran rokok ilegal, Bea Cukai gencar lakukan penindakan

Namun, pada tahun 2013, fasilitas tersebut dicabut oleh putusan Mahkamah Agung No 70 P/Hum/2013, sehingga atas penyerahan barang hasil pertanian menjadi terutang PPN.

Sejak putusan tersebut dicabut hingga saat ini, petani masih merasa kesulitan untuk memenuhi kewajiban perpajakannya sehingga kemudahan yang ditawarkan PMK ini dapat menjadi penyelesaiannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×