kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.629.000   26.000   1,00%
  • USD/IDR 17.938   -9,00   -0,05%
  • IDX 6.351   31,53   0,50%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 634   -1,22   -0,19%
  • ISSI 220   1,96   0,90%
  • IDX30 356   -1,18   -0,33%
  • IDXHIDIV20 435   -3,83   -0,87%
  • IDX80 95   0,21   0,22%
  • IDXV30 120   -0,51   -0,42%
  • IDXQ30 113   -0,52   -0,45%

Tangkap Nurhadi, ini buronan yang masih jadi PR KPK


Rabu, 03 Juni 2020 / 08:11 WIB
ILUSTRASI. Mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi (tengah) memakai baju tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Selasa (2/6/2020). KPK menangkap Nurhadi dan menantunya, Rezky Herbiyono yang sudah buron sel


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Keseriusan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memburu buronan tersangka kasus dugaan korupsi mulai teruji.

KPK berhasil menangkap buronan tersangka kasus dugaan korupsi dan suap eks Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi berserta menantunya, Rezky Herbiyono pada Senin (1/6/2020).

KPK menangkap Nurhadi dan Rezky di sebuah rumah di Simprug, Jakarta Selatan.

Baca juga: Kronologi tertangkapnya eks sekretaris MA Nurhadi oleh KPK

Meski demikian, KPK masih punya pekerjaan rumah (PR) untuk menagkap buronan tersangka kasus korupsi lainnya.

Ada sejumlah nama tersangka kasus korupsi yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Mereka antara lain:

Baca juga: Ada drama saat KPK tanggap buronan, Nurhadi eks Sekretaris MA

Hiendra Soenjoto

Hiendra Soenjoto adalah Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal. Heindra juga merupakan tersangka dalam kasus yang sama dengan Nurhadi.

Harun Masiku

Harun adalah eks caleg PDIP yang tersangkut kasus dugaan korupsi pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR periode 2019-2024.

Harun diduga memberi suap kepada eks Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan agar bisa ditetapkan sebagai pengganti Nazarudin Keimas yang lolos ke DPR, namun meninggal dunia. Harun diduga menyiapkan uang sekitar Rp 850 juta untuk suap.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×