Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan dengan menambah armada pemadaman udara serta personel di lapangan.
Prabowo menginstruksikan penambahan lebih dari 17 helikopter water bombing dan 1.500 prajurit TNI untuk membantu memadamkan titik api yang masih tersebar di sejumlah wilayah Kalimantan.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, tambahan helikopter water bombing tersebut dijadwalkan tiba paling lambat pada Minggu (23/8/2026) pagi. Tambahan armada tersebut akan melengkapi 30 pesawat yang saat ini sudah berada di Kalimantan.
Baca Juga: Karhutla Kalteng Tembus 7.634 Hektare, Pemerintah Kerahkan Empat Helikopter Pemadam
“Penambahan lebih dari 17 helikopter water bombing akan tiba paling lambat besok pagi. Melengkapi 30 pesawat yang sudah di Kalimantan,” ujar Teddy dalam keterangan tertulis, Sabtu (22/8/2026).
Selain memperkuat pemadaman dari udara, pemerintah juga menambah kekuatan personel untuk menangani titik api di lapangan.
Teddy menyebut sebanyak tiga batalyon atau sekitar 1.500 prajurit TNI dari luar Kalimantan akan tiba pada Minggu pagi. Para prajurit tersebut akan membantu memadamkan titik-titik kecil yang masih tersebar.
“Tiga batalyon atau sekitar 1.500 prajurit TNI beserta alat pemadam perorangannya akan tiba dari luar Kalimantan besok pagi untuk membantu memadamkan titik-titik kecil yang masih tersebar,” imbuh Teddy.
Pemerintah juga menyiapkan tambahan mesin pompanisasi dan pipanisasi yang akan didistribusikan ke seluruh kota terdampak. Peralatan tersebut ditargetkan tiba pada Minggu (23/8/2026).
Langkah tersebut dilakukan setelah Prabowo bertolak ke Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah pada Sabtu (22/8/2026) untuk mengecek langsung penanganan karhutla dan memimpin rapat penanganan.
Prabowo juga melakukan konferensi video dari Palangka Raya dengan petugas di Kalimantan Selatan, Gubernur, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), serta Asisten Operasi (Asops) Polri untuk mengecek kebutuhan penanganan karhutla di wilayah tersebut.
Selain pemadaman, Prabowo menekankan penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran lahan dan melanggar ketentuan hukum.
Baca Juga: China-Indonesia Pererat Kerjasama, Bahas Pabrik Amunisi hingga Mineral
“Penindakan tegas akan dilakukan terhadap setiap pembakar lahan yang terbukti melanggar hukum,” kata Teddy.
Presiden juga meminta pemerintah memperhatikan dampak karhutla terhadap kesehatan masyarakat. Pemerintah akan menambah tenaga kesehatan, menangani persoalan kesehatan akibat karhutla, serta memberikan edukasi kepada masyarakat terkait dampak kebakaran hutan dan lahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














