kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Swasta perlu ikut kembangkan perhutanan sosial


Selasa, 20 Februari 2018 / 13:05 WIB
Swasta perlu ikut kembangkan perhutanan sosial
ILUSTRASI.


Reporter: Tane Hadiyantono | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah berharap keikutsertaan swasta dalam menyukseskan Program Perhutanan Sosial. 

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar mengatakan swasta bisa terlibat dalam membina petani yang menggarap lahan perhutanan sosial. Bentuknya, swasta bisa menjadi off taker hasil hutan sosial tersebut.

Menurut Siti, sejumlah pihak swasta telah mengumumkan ketertarikan mereka untuk bekerjasama dengan masyarakat di area perhutanan sosial. "Swasta sudah mulai pada tertarik, kemudian kalau ada fasilitasi dari perbankan, mereka juga bisa mendukung pendampingan, jadi mereka bisa carikan juga," jelas Siti Nurbaya, Selasa (20/2).

Siti mencontohkan, pihak swasta bisa menerima sayur-sayuran, tanaman musiman apa yang ditanam oleh masyarakat. Sejumlah kerjasama swasta yang sudah sukses terjalin adalah area hutan di Pati yang menjalin kerjasama dengan perusahaan Kacang Garuda, dan hutan di Kalimantan Selatan yang bekerja sama dengan PT Japfa Comfeed TBK (JPFA).

Mengenai nama-nama swasta baru, Siti tidak membeberkan detilnya. "Karena itu urusannya di sini (menko), atau di menteri BUMN atau malah di Perhutaninya sendiri," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×