kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Surya Paloh datangi Istana, sudah ditunggu Jokowi


Jumat, 24 Oktober 2014 / 21:33 WIB
ILUSTRASI. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/tom.


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh mendatangi Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (24/10/) sekitar pukul 20.50 WIB. Paloh tampak berpakaian rapih dengan menumpang mobil Escalade hitam bernomor polisi B 129.

Ia terlihat mengenakan jas. Paloh masuk ke Kompleks Istana Presiden melalui pintu belakang yang berbatasan dengan Kantor Wakil Presiden. Kepada wartawan, Paloh mengaku datang hanya untuk minum kopi dengan Jokowi. "Sekali-kali masuk ke Istana minum kopi kan enggak salah," ucap Paloh.

Ia mengaku datang atas inisiatifnya sendiri. Namun, Paloh membenarkan kalau kehadirannya ditunggu Jokowi.

Saat dikonfirmasi apakah kedatangan Paloh merupakan tanda kalau Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla akan mengumumkan susunan kabinetnya malam ini, pemilik Media Grup ini menjawab seharusnya demikian. "Harusnya, mungkin hanya penyempurnaan, ya," ujar Paloh.

Menurut dia, Presiden Jokowi paham kapan waktu yang tepat untuk mengumumkan susunan kabinetnya. Paloh juga membantah dilibatkan dalam proses penyempurnaan tersebut. Meskipun menjabat ketua partai yang mendukung Jokowi-Kalla, Paloh merasa tidak berwenang ikut campur dalam menyusun kabinet.

"Enggak ada kewenangan itu, sepenuhnya kepada presiden," ucap Paloh.

Ia juga mengatakan bahwa Partai Nasdem tidak mengajukan nama calon menteri kepada Jokowi.

Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan, pengumuman susunan kabinet bisa dilakukan malam ini jika hasil penelusuran Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap empat nama calon menteri menunjukkan tidak ada masalah. (Icha Rastika)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×