kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Survei Grant Thornton Indonesia catat optimisme pelaku bisnis meningkat di 2020


Senin, 30 Desember 2019 / 11:43 WIB
Survei Grant Thornton Indonesia catat optimisme pelaku bisnis meningkat di 2020
ILUSTRASI. Ilustrasi kegiatan bisnis.


Reporter: Grace Olivia | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Grant Thornton Indonesia mencatat ekspektasi pelaku bisnis dalam negeri atas keuntungan usaha di tahun 2020 mengalami lonjakan. 

Dalam laporan terbarunya untuk semester II-2019,  International Business Report (IBR), ekspektasi pelaku bisnis Indonesia atas keuntungan usaha mencapai 84%, lebih tinggi dari survei periode semester sebelumnya yaitu 70%. 

Angka tersebut juga merupakan rekor tertinggi dari survei-survei sebelumnya, serta lebih tinggi dari angka rata-rata ASEAN dan Asia Pasifik yang masing-masing sebesar 69% dan 54%

Baca Juga: Indef: Pemerintah mesti perjelas beberapa poin dalam PP e-commerce

Sementara, ekspektasi pelaku bisnis terhadap pendapatan usaha juga naik dari sebelumnya 85% menjadi 87% pada periode kali ini. 

Managing Partner Grant Thornton Indonesia Johanna Gani mengatakan, ekspektasi pendapatan maupun keuntungan usaha yang positif tersebut melanjutkan tren kenaikan dari laporan periode sebelumnya. 

Iklim bisnis di dalam negeri yang cukup kondusif setelah pelantikan presiden serta pengumuman kabinet pemerintahan baru tampaknya mendorong keyakinan pelaku bisnis untuk mendapatkan keuntungan lebih tinggi dalam 12 bulan ke depan. 

“Hal tersebut menunjukkan sinyal positif dari market atas perkiraan iklim usaha yang kondusif untuk 12 bulan ke depan,” ujar Johanna dalam keterangan resmi yang dikutip Kontan.co.id, Senin (30/12). 

Grant Thornton Indonesia juga mencatat, optimisme pelaku bisnis Indonesia menempati posisi kedua secara global, setelah Vietnam, pada level 78%. Optimisme tersebut jauh di atas rata-rata negara Asia Pasifik dan ASEAN yang masing-masing berada pada level 56% dan 59%. 

Meski begitu, laporan IBR tersebut menunjukkan bahwa pelaku bisnis masih mengantisipasi potensi kendala utama dalam dunia usaha sepanjang tahun depan. 

Sebanyak 44% responden mengkhawatirkan ketidakpastian ekonomi global sebagai risiko utama lantaran mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia secara signifikan. 

“Namun, porsi responden yang khawatir terhadap ketidakpastian ekonomi global tersebut turun dari angka 55% pada semester II-2018 lalu,” lanjut Johanna. 

Sekitar sepertiga dari perusahaan yang disurvei juga mengidentifikasi kekurangan keterampilan dan biaya tenaga kerja sebagai kendala potensial. Namun, angka kekhawatiran untuk aspek tersebut masih di bawah rata-rata ASEAN maupun global, serta telah turun dari hasil survei di periode semester awal 2019. 

Baca Juga: PMI manufaktur November naik, IHS Markit: Manufaktur Indonesia tetap lesu

Grant Thornton menilai, berbagai respon positif yang ditunjukkan pelaku usaha dari sisi optimisme bisnis serta harapan atas pendapatan dan keuntungan ini sejalan dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tahun ini diperkirakan dapat mencapai 5,2%. 

“Indikator makro positif dan antusiasme dari sisi pelaku usaha adalah resep optimisme bisnis yang akan berimbas positif terhadap pasar. Ini menjadikan Indonesia salah satu negara dengan kemungkinan pertumbuhan ekonomi terbesar tahun depan,” pungkas Johanna. 

Sebagai informasi,  Grant Thornton adalah salah satu organisasi global yang menyediakan jasa audit,  tax, dan advisory.

Grant Thornton International Business Report (IBR) adalah survei terhadap perusahaan  terbuka maupun perseorangan.  Data laporan diperoleh melalui wawancara dengan lebih dari 5.000 responden di jenjang eksekutif, managing director, chairman atau eksekutif senior lainnya dari semua sektor industri yang  dilakukan pada periode semester II-2019.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×